HETANEWS

Tanggapi Kisruh Pelanggan dan PLN, YLKI: PLN Doloksanggul Minim Sosialisasi

Kantor PLN Doloksanggul. (Foto/Rachmat Tinton)

Humbahas, hetanews.com - Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia  (YLKI) Humbang Hasundutan (Humbahas), Erikson Simbolon,  menuding PLN Doloksanggul sangat minim sosialisasi kepada pelanggan.

Dampaknya, masyarakat  menjadi buta terhadap aturan dan ketentuan yang diterbitkan oleh PLN Pusat.

Dijelaskannya, salah satu contoh adalah Rusli Siagian yang merupakan pelanggan PLN, di Dusun Sidulang, Desa Aek Sopang, Kecamatan Pakkat.

Menurutnya, Rusli kemungkinan besar adalah korban PLN, karena dari sebelumnya tak ada pemberitahuan berupa sosialisasi. Sehingga sampai ketika sambungan listrik diputus petugas ke rumahnya, Rusli dan keluarganya belum memahami apa persoalan yang terjadi sebenarnya.

"Pelanggan PLN merupakan orang pengkonsumsi  listrik, dengan kata lain mereka adalah konsumen. Hak-hak konsumen kan ada. Kenapa PLN tidak memberitahu dan mensosialisasikan itu. Itu yang menjadi pertanyaan kita,"ujar Erikson, Jumat (24/5/2019) siang.

Selain itu, ia juga menilai pihak PLN dalam hal ini kurang transparan dalam bekerja. Karena banyak menurutnya sejumlah kejanggalan saat proses pemutusan lampu milik pelanggan itu.

"Saya kemarin baca di media, dan saya sudah tahu masalahnya, PLN dalam konteks ini kurang terbuka ya. Bagaimana mungkin pelanggan bisa mengubah meteran listrik hingga terjadi pengawatan terbalik. Itu kan ranah PLN. Saya tahu masyarakat pasti takut mengubahnya, “imbuhnya.

Baca juga: Dituding Mengotak - atik Meteran, Pelanggan PLN di Pakkat Meradang

Oleh karenanya, Erikson pun mendesak pihak PLN Doloksanggul, agar bekerja secara profesional. Karena bisa saja ada beberapa pelanggan lain yang tidak tersentuh oleh media dan mengalami nasib serupa.

"Kita minta ya, mereka bekerja secara bertanggungjawab. Bisa saja masih ada Rusli Rusli lainnya. Dan sayangnya kita tidak tahu karena masifnya pelanggaran kerja mereka,"katanya lagi.

"Selain itu, saya dengar kalau sudah 2 bulan menunggak tagihan, PLN sudah berhak memutus sambungan. Nah, yang ini apa sudah benar-benar disosialisasikan PLN Doloksanggul kepada masyarakat Humbahas (Humbang Hasundutan)? Saya rasa itu tidak ada. Dan masyarakat pasti banyak yang tidak tahu itu, “ujarnya mengakhiri.

Penulis: rachmat. Editor: gun.