HETANEWS

Kades Bahapal Raya Didakwa Pencuri Kayu Hutan Tanpa SKSHH

Kades Bahapal Raya, terdakwa pencuri kayu saat digiring petugas keluar dari ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com – Kepala Desa (Kades) Bahapal Raya, Jan Nofri Walmer Saragih (43), didakwa sebagai pencuri kayu dari kawasan hutan Simbolon, hutan kawasan produksi, di Dusun Raya Humala Desa Bahapal.

Menurut dakwaan jaksa, Augus Vernando SH, terdakwa dengan memberi upah Rp.1.500.000, memerintahkan Risdo Damanik (DPO) untuk melakukan penebangan dan menjadi kayu olahan.   

Lalu kayu olahan tersebut, diangkut Jaimbang Purba dengan truck colt diesel BK 8044 WA atas perintah terdakwa.

Sebanyak 45 batang kayu olahan hanya dilengkapi surat jalan yang dibuat terdakwa sebagai Kades, pada Selasa, 22 Januari 2019.     

Kayu olahan tersebut akan diantar ke Gereja Desa Limag Raya. Sesuai permohonan/permintaan gereja yang diterima terdakwa.      

Naas, di tengah perjalanan, tepatnya di jalan Sutomo, Kelurahan Sondi Raya, truk yang dikemudikan Jaimbang Purba, dihentikan petugas kehutanan. Tapi sopir truk tidak dapat menunjukkan dokumen kayu ataupun Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH).     

Sopir truk mengaku, hanya disuruh terdakwa dengan  menunjukkan bukti surat jalan saja yang dibuat terdakwa. Karena tak punya SKSHH, petugas kehutanan memproses secara hukum.     

Jaksa Augus Vernando SH, menjerat oknum Kades, dengan pasal 19 huruf a Jo pasal 94 (1) huruf a, pasal 12 (c,d,e) Jo pasal 83 (1) huruf a Jo UU RI No.18/2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan Jo pasal 55 (1) ke-1 KUH Pidana.

Majelis hakim, pimpinan A Hadi Nasution SH MH, dalam persidangan Kamis (23/5/2019), di PN Simalungun, mendengarkan keterangan saksi-saksi,  Meslan dan Fadli sebagai Polhut dan juga saksi pelapor, yang merupakan warga sekitar hutan Simbolon. Keterangan saksi dibenarkan terdakwa, didampingi pengacaranya, Pondang Hasibuan SH dan B.Girsang SH.

Penulis: ay. Editor: gun.
Komentar 1