HETANEWS

Perangi Peredaran Rokok ‘Ilegal’, Ini Rencana Kantor Bea dan Cukai Siantar

Kantor Bea dan Cukai Siantar, jalan Sisingamangaraja no 66, kota Siantar.

Siantar, hetanews.com – Kantor Bea dan Cukai Siantar diberi beban yang lumayan berat dalam meminimalisir peredaran rokok ilegal yang nyata – nyata merugikan Negara.

Kabarnya, oleh Meteri Keuangan (Menkeu), pihak  Kantor Bea dan Cukai Siantar, ditugaskan menurunkan peredaran rokok ilegal hingga 3 persen, pada tahun 2019 ini, atau lebih rendah dari tahun 2018 lalu, sebesar 7 persen.

Dan hal itu dibenarkan Fajar Patriawan, Kasi Penindakan dan Penyelidikan, saat disambangi hetanews.com, di ruang kerjanya, Rabu (22/5/2019) siang, di jalan Sisingamangaraja no 66, kota Siantar.

Namun diakuinya, bahwa untuk memenuhi target itu tidak lah mudah, sehingga pihaknya berencana akan melibatkan pihak Aparat Penegak Hukum (APH) saat melakukan operasi atau penindakan terhadap pelaku distributor rokok ilegal.

Baca juga: Kantor Bea dan Cukai Siantar Akui Maraknya Peredaran Rokok ‘Ilegal’, Ada 42 Temuan hingga Mei 2019

Termasuk kepada para pemilik kios atau grosir yang dengan sengaja memasarkan rokok ilegal seperti rokok polos tanpa pita cukai.

Strategi lainnya, lanjut Fajar Patriawan, yaitu dengan meminta bantuan pihak Pemerintah Kota (Pemko), maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar lebih giat lagi melakukan sosialisasi terhadap masyarakat.

“Diharapkan pihak Pemerintah Daerah yang selama ini menerima dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT) supaya ikut melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar jangan membeli rokok ilegal atau penembak pajak. Dan khususnya kepada para pemilik kios atau grosir agar jangan memasarkan rokok bermasalah,”ujarnya.

Penulis: tim. Editor: gun.