HETANEWS

Penjual Sabu Benarkan Dakwaan Jaksa di PN Simalungun

Terdakwa bersama pengacaranya tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa, di PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Terdakwa Syahripal (36), membenarkan dakwaan jaksa, Juna Karo Karo SH, di PN Simalungun, Rabu (22/5/2019).

Didampingi pengacaranya, Mobby Viyata Manik SH dari Posbakum mengatakan, "terdakwa tidak keberatan dan pihaknya tidak mengajukan eksepsi.

Warga jalan Rakyat Lingkungan 8, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Simalungun ini, didakwa memesan sabu dari Jaka (DPO) untuk dijual kembali.

Jaka mengantar sabu yang dipesan terdakwa seharga Rp.500 ribu sebanyak 6 paket, pada Jumat, 28 Desember 2018, pukul 19.00 WIB, lalu.

Syahripal ditangkap anggota Polsek Perdagangan, saksi  J Samosir, J Napitupulu, BP Simanjuntak dan Bambang Lesmono dari pinggir jalan Rakyat Perdagangan I Kecamatan Bandar. Malam itu, terdakwa sedang duduk di pinggir jalan dan membuang sebuah plastik asoy berisi 6 paket sabu.

Penangkapan terdakwa berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, jika terdakwa sering menjual narkotika. Jaksa Juna menjeratnya dengan pasal 114 atau pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim Roziyanti SH, didampingi dua hakim anggota, Nasfi Firdaus SH MH dan Justiar Ronald SH menunda persidangan satu minggu. "Sidang kita tunda seminggu untuk memeriksa saksi-saksi,"kata Rozy sambilmengetuk palu.

Penulis: ay. Editor: gun.