HETANEWS

Aksi 22 Mei, Mal dan Hotel di Thamrin Perketat Keamanan

Jakarta, hetanews.com - Aksi 22 Mei yang terjadi di beberapa ruas jalan di Jakarta, termasuk kawasan Thamrin dan Tanah Abang berlangsung ricuh. Bentrokan sempat terjadi dini hari tadi, Rabu (22/5) dan kembali terjadi pagi hari ini di kawasan Thamrin dan Petamburan. 

Sebagai pusat perekonomian Jakarta, kawasan Thamrin dan Tanah Abang memiliki banyak atraksi wisata. Misalnya pusat perbelanjaan (mal), restoran, kedai kopi, sampai hotel-hotel mewah. 

Dalam kondisi pasukan kepolisian yang masih bersiaga, hotel, restoran, mengatakan bahwa mereka tetap beroperasi seperti biasa, namun tetap waspada. 

"Situasi aman di hotel, karena kami punya pintu belakang jadi diarahkan ke pintu Menteng," kata Pricilia, Public Relation Hotel Pullman Thamrin, Jakarta, Rabu (22/5). 

"Tamu-tamu asing pada tanya ada apa, kami bilang ada penutupan jalan."

Senada dengan itu, Ananda Wondo dari Hotel Indonesia Kempinski juga mengungkapkan bahwa situasi di hotel aman terkendali. 

"Tamu-tamu semuanya aman, tidak ada yang panik."

Sekalipun kondisi di dalam hotel aman, namun kondisi di akses Thamrin memang masih dijaga ketat. 

"Informasi yang saya terima terakhir, situasi di sana masih dikendalikan oleh pihak kepolisian," ucap Cindy Yuwono, Marketing Communications Executive Four Points Thamrin. 

Tak berbeda jauh dengan hotel-hotel tersebut, pusat belanja besar di kawasan tersebut, Grand Indonesia masih tetap beroperasi seperti biasa. Karyawan-karyawan mal juga masuk seperti biasa dan tidak diliburkan. 

Berbeda dengan pusat belanja di Thamrin, Pusat Grosir Tanah Abang ditutup. Desainer Itang Yunasz yang memiliki toko di Tanah Abang juga menutup tokonya hari ini. 

"Bingung banget, enggak mungkinlah buka, mencekam banget. Bisnis ancur nih," katanya.

"Baru minggu lalu mulai ada pemugaran, eh.. stop lagi nih."

Pengamanan diperketat

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para tamu dan pelanggan, pihak hotel dan mal juga menambah pengamanan. 

"Pengamanan tentu diperketat. Setiap orang yang akan masuk ke area komplek hotel, mal, dan menara BCA, kata Ananda. 

"Perihal keamanan selalu menjadi prioritas Grand Indonesia, dan dalam hal ini kami telah meningkatkan keamanan dan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI," kata Nissa, Public Relation Grand Indonesia Shopping Town, Rabu (22/5). 

Hanya saja, menambahkan Nissa, Dinia PR Grand Indonesia Shopping Town tak memungkiri bahwa flow customer memang berkurang di hari ini. 

"Karena orang sudah takut duluan ke daerah sini," ucapnya. 

sumber: cnnindonesia.com

Editor: sella.