HETANEWS

Penadah Kabel Aluminium Ini Diadili PN Simalungun

Petugas Adiaman, menggiring terdakwa Parno, meninggalkan ruang sidang Tirta PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com-Parno (23), warga Desa Partambatan, Kecamatan Dolok Masihul, Sedang Bedagai, didakwa sebagai penadah kabel aluminium curian, di PN Simalungun, Selasa (21/5/2019).

Akibat perbuatan terdakwa, PT Galton Engineering mengalami kerugian Rp.250 juta.     

Menurut jaksa, Herman Ronald Mauritz Panjaitan SH, terdakwa Parno yang berprofesi sebagai pencari botot (barang bekas) ditawari Eli (DPO) kabel aluminium.

Lalu pada Selasa, 26 Pebruari 2019, sekitar pukul 14.30 WIB, lalu, menuju rumah Eli dan terdakwa melihat banyak kabel aluminium.      

Terdakwa mengetahui kabel tersebut, merupakan hasil pencurian, dan memberi harga Rp 7000/kg, namun Eli minta dibayar Rp.10 ribu/kg. Kabel seberat 203 kg itu, dihargai Rp.2.030.000.- diangkut dengan mobil pick up.      

Keesokan harinya, terdakwa ditangkap Polsek Silau Kahean, di rumahnya dengan kabel OPGW aluminium, di atas mobil pickup yang terparkir di samping rumahnya. Perbuatan terdakwa dijerat jaksa dengan pasal 480 (1) dan (2) KUH Pidana.      

Dakwaan jaksa tersebut dibenarkan terdakwa. Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim, Roziyanti SH, Nasfi Firdaus SH MH dan Justiar Ronald SH, menunda persidangan sepekan.       

"Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, persidangan ditunda seminggu,"kata Rozy, sambil mengetuk palu.

Penulis: ay. Editor: gun.