HETANEWS

Bursa Pencalonan Wali Kota Tanjungbalai Mulai Memanas, Beberapa Nama Beken Mulai Dibicarakan

Kantor Wali Kota Tanjungbalai. (Int)

Tanjungbalai, hetanews.com - Jelang pemilihan Kepala Daerah (KDh) Tanjungbalai, pada 2020 mendatang, sejumlah figur di kota kerang tersebut mulai ramai dibicarakan oleh warga untuk maju sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

M Syahrial, Wali Kota petahana  yang akan berakhir masa jabatannya pada 2020, akan maju kembali sebagai calon Wali Kota dan hal ini disampaikannya kepada wartawan,  OKP dan tokoh lintas agama saat acara berbuka puasa, beberapa waktu lalu, di rumah dinasnya.

Pencalonan M Syahrial, bukan tidak beralasan. Dia yakin terpilih  kembali sebagai  Wali Kota, berangkat dari keberhasilan Partai Golkar yang dipimpinnya, menang besar dalam Pemilu 2019 yang lalu. Selain itu, pembangunan yang dilakukannya pada masa jabatannya, diantaranya pembangunan jalan lingkar, gorong - gorong antisipasi banjir dan terakhir pembangunan pelabuhan penumpang Ferry  Internasional Teluk Nibung.

Namun, apakah mimpi M Syahrial ini menjadi kenyataan?  Karena bisa saja pola pemikiran warga Tanjungbalai akan berubah dan tidak sama dengan cita rasa pemilih saat Pemilihan Calon Legislatif (Pileg) 2019 kemarin.

Saat ini, warga telah membuat polling untuk bursa calon Wali Kota dan muncul pula nama yang sering diperbincangkan oleh warga, diantaranya Ustad Buya Gustami Hasibuan yang merupakan tokoh agama dan Ketua PD Al-washliyah Kota Tanjungbalai.

Buya Gustami cukup dikenal oleh masyarakat Tanjungbalai dan Asahan, karena sering menjadi penceramah di dua wilayah tersebut.

Dia juga dapat mempersatukan umat dengan Pesantren Perguruan Alwasliyah yang dipimpinnya dan hal ini lebih mendekatkannya kepada masyakarat berbagai kaum.

Selain itu, beredar juga nama Antoni Darwin atau Anton King,  Ketua Gerindra Tanjungbalai, sekaligus anggota DPRD Tanjungbalai.

Dan saat ini, dia terpilih kembali sebagai anggota DPRD, periode 2019-2024 dan sepak terjangnya tidak diragukan lagi serta dekat dengan  kaum milenial dan pecinta olahraga. Selain itu, keras dalam prinsip untuk perjuangkan rakyat.

Ada juga Herman Ramadhan atau Ade Willy yang dikenal sebagai sosialis,  aktivis dan pengusaha muda. Dirinya saat ini aktif bergerak di bidang sosial dengan Himpipsos- nya.

Hinpipsos ini merupakan singkatan dari Himpunan Pemuda Islam Penggerak Sosial.

Namun tidak ketinggalan yang menjadi perbincangan juga adalah nama Ismail yang merupakan Wakil Wali Kota saat ini. Apakah dirinya akan mencalonkan diri sebagai Wali Kota atau tetap setia sebagai Wakil Wali Kota yang akan berpasangan dengan M Syahrial?

Nama dr Milvan Hadi, juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Nama yang tidak asing bagi warga Tanjungbalai. Dia merupakan dokter  spesialis Obstetri dan Ginekologi. Selain itu, Milvan Hadi merupakan putra dari Alm Sutrisno yang dijuluki Bapak Pembangunan di Tanjungbalai.

Sayangnya Milvan Hadi, yang mencalonkan diri dalam Pemilihan Wali Kota pada 2015 kemarin, harus mengakui   M Syarial sebagai Wali Kota terpilih.

Namun apakah di Tahun 2020 nantinya, dia akan maju kembali seperti harapan rakyat untuk lebih meningkatkan taraf kesehatan warga Tanjungbalai dan menidakkan gizi buruk.

Oleh sebab itu, kontestasi Pilkada 2020 nanti akan menjadi tantangan berat, sehingga partai yang akan dan  mengusulkan kader, tentunya merupakan kader yang betul-betul  berkompoten dan mampu menggaet perhatian masyarakat melalui program yang ditawarkan.

Tidak dinafikkan, pemilih pemula atau lebih dikenal dengan istilah kaum milenial bisa menjadi penentu kemenangan seseorang figur yang akan duduk sebagai kepala daerah di Kota Tanjungbalai yang hanya seluas 60 Km persegi.

Beberapa kandidat atau figur-figur  tersebut sudah mulai memasang strategi secara senyap dengan pendekatan diri kepada warga dan  memanfaatkan berbagai kesempatan bersosialisasi kemasyarakat.

Penulis: ferry. Editor: gun.