HETANEWS

Satpol PP Asahan Bersama Tim Gabungan Jaring 7 Pasangan Bukan Suami Istri

Kabid Trantib Satpol PP Asahan, Rosmita Hasibuan saat menanyai pasangan yang terjaring razia pekat, di ruang Dinsos Asahan, pada Minggu (19/5/2019) dini hari, sekira pukul 02.00 WIB. (Foto/Ren)

Asahan, hetanews.com - Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kabupaten Asahan, Dinas Sosial serta TNI dan Polri menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat), di sejumlah tempat, pada Minggu  (19/5/2019) dini hari, sekira pukul 01.00 WIB.

Petugas melakukan razia ke beberapa titik yang disinyalir menjadi tempat pasangan bukan suami istri untuk memadu kasih.

Tim gabungan yang dipimpin Kabid Trantib Satpol PP Asahan, Siti Rosmita Hasibuan, menyisir sejumlah hotel yang ada di Kota Kisaran.

Pantauan di lapangan saat razia tersebut, setiap hotel yang disambangi petugas, tampak warga juga datang berkerumun dan ingin sekedar menyaksikan razia yang digelar pada bulan ramadhan ini.

Kabid Trantib Satpol PP Asahan, Siti Rosmita Hasibuan saat diwawancarai di lokasi menjelaskan, razia tersebut dilakukan demi memberikan kenyamanan kepada warga yang sedang menjalankan ibadah di bulan ramadhan.

“Saat ini kita kan sedang memasuki bulan suci ramadhan, sesuai visi Pemkab Asahan, yakni mewujudkan Asahan yang religius, sehat, cerdas dan mandiri, maka kita selalu melakukan upaya razi ini,” katanya.

Selain itu, Rosmita juga menyampaikan, bahwa razia yang dilaksanakan merupakan agenda rutin yang tidak terjadwal dan merupakan perintah pimpinan.

“Ini sudah menjadi perintah pimpinan dan merupakan tugas rutin yang selalu kami laksanakan, dan untuk waktunya sendiri tidak terjadwal guna mengantisipasi kebocoran,"terangnya

Rosmita juga menjelaskan, sasaran mereka adalah hotel, rumah kos dan warung remang-remang yang berada di pinggir jalan lintas.

“Razia ini adalah razia pekat yang targetnya adalah pasangan yang bukan suami istri, PSK dan lainnya,” tuturnya.

Terakhir, ia mengatakan, razia yang digelar bersama tim gabungan itu berhasil mengamankan 7 pasangan yang sedang berada didalam kamar hotel dan setelah diperiksa, semuanya bukan suami istri.

“Dari razia ini kita mengamankan 7 pasangan bukan suami istri. Akan tetapi dua di antaranya hanya lelaki saja yang kami amankan, karena wanitanya membawa balita,” pungkasnya.

Ketujuh pasangan tersebut, selanjutnya diamankan ke Dinas Sosial Kabupaten Asahan untuk dilakukan pendataan dan pembinaan, serta membuat pernyataan sembari menunggu pihak keluarga masing-masing untuk menjemput mereka.

Penulis: rendi. Editor: gun.