HETANEWS

Jelang Idul Fitri 1440 H, Pemkab Asahan Batal Laksanakan Pasar Murah 2019

Ilustrasi pasar murah (Int)

Asahan, hetanews.com - Pasar murah yang setiap tahunnya diadakan menjelang Idul Fitri, untuk tahun 2019 ini, ditiadakan. Penyebabnya, karena penyedia bahan sampai batas waktu yang telah ditentukan, tidak ada yang mendaftar.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Asahan, Zulkifli.

Padahal, katanya, pihaknya telah melakukan upaya maksimal untuk menekan harga kebutuhan pokok menjelang lebaran Idul Fitri.

"Pengumuman sudah disampaikan melalui website resmi Pemkab Asahan pada tanggal 25 April 2019 kepada calon penyedia bahan pasar murah menjelang hari raya Idul Fitri, namun hingga batas akhir pendaftaran, belum ada pihak penyedia yang mau mengajukan," kata Zulkifli, Jum'at (17/5/2019).

Zulkifli juga menyampaikan, sesuai data yang diperoleh, tim pelaksana pasar murah bagian ekonomi sudah melaksanakan survei sebagai tindak lanjut dari hasil pengumuman di website resmi Pemkab Asahan kepada beberapa penyedia pasar murah yang bersedia.

"Survei yang dilaksanakan oleh Pemkab Asahan sudah dilakukan, namun tidak ada penyedia pasar murah yang bersedia memenuhi persyaratan sesuai amanat peraturan pemerintah RI nomor 12 tahun 2019," ungkapnya.

Selanjutnya, Zulkifli juga menjelaskan, sesuai dengan peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan  Keuangan Daerah, Pasal 61 ayat 3 menyebutkan, bahwa Badan Usaha Milik Negara, BUMD, Badan Usaha Milik Swasta atau badan hukum lainnya harus terlebih dahulu diadakan pengauditan.

"Sebagaimana dimaksud pada ayat (2) yang akan diberikan subsidi terlebih dahulu dilakukan audit keuangan oleh kantor Akuntan Publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang - undangan," jelasnya.

Penulis: rendi. Editor: gun.