HETANEWS

3 Pengedar Sabu Diamankan BNNK Tebingtinggi Bersama Subdenpom dan Polres

Kepala BNNK Tebingtinggi, Kompol Bambang Rubianto didampingi Kasat Narkoba Polres Tebingtinggi, AKP M Nainggolan, Kanit I Narkoba,  Ipda Ganda S Manullang dan anggota tim BNNK Tebingtinggi saat menggelar press release, Jum'at (17/5/2019). (Foto/WH)

Tebingtinggi, hetanews.com -  Tim gabungan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebingtinggi, bersama Subdenpom dan Polres setempat, menggelar press release terkait tangkapan narkoba jenis sabu dan berikut 3 orang tersangka, Jum'at (17/5/2019), pukul.10.00 WIB, di kantor BNNK Tebingtinggi.

Kepala BNNK Tebingtinggi, Kompol Bambang Rubianto menyampaikan, penangkapan tersangka peredaran gelap narkotika, berawal dari laporan masyarakat, tentang maraknya peredaran barang haram itu, di jalan Sakti Lubis (Belakang Mesjid Syuhuda) Kota Tebingtinggi, yang dilakukan oleh oknum PNS, berinisial AA (40).

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap AA, pada hari Jum'at (3/5/2019), lalu, petugas melakukan penyamaran dan melakukan transaksi pembelian narkotika jenis sabu kepada tersangka AA, di jalan Sakti Lubis (Belakang Mesjid Syuhuda), tepatnya di rumah mertua tersangka AA.

Dengan undercover buy yang kita lakukan, petugas mendapatkan barang bukti sabu dengan berat kotor 1,04 gram.

Dan untuk memastikan barang bukti yang lebih besar lagi, tim gabungan kembali melakukan undercover buy yang kedua dengan tersangka AA, di tempat yang sama.

Dan hasilnya, tim gabungan mendapati barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat kotor 11,4 gram, paparnya Bambang.

Kemudian dengan adanya kekhawatiran akan terbongkarnya penyamaran yang dilakukan tim gabungan BNNK Tebingtinggi, petugas kembali melakukan undercover buy, pada hari Rabu (8/5/2019), pukul 21.00 WIB, lalu, bersama Subdenpom dan Polres Tebingtinggi dan langsung menangkap tersangka AA, di rumah mertuanya, di jalan Sakti Lubis.

Barang bukti yang diamankan pihak BNNK Tebingtinggi. (Foto/WH)

Dan dalam  penangkapan tersebut, 3 tersangka lainnya juga ikut kita amankan, yaitu berinisial SH (49), SA (33), dan AH (32).

Dan petugas menyita barang bukti narkotika sebanyak 3 paket plastik klip bening ukuran kecil berisi sabu dengan total berat kotornya 0,74 gram yang ditemukan di rumah ipar dari tersangka AA, yang letaknya bersampingan dengan rumah mertua tersangka AA.

"Namum ketika tim gabungan melakukan penangkapan, petugas sempat mengamankan lima orang tersangka, namun karena petugas mendapatkan perlawanan dari tersangka berinisial SH (49) yang merupakan oknum TNI, membuat satu orang tersangka lainya berhasil melarikan diri. Dan akibat keributan yang terjadi dilakukan oleh oknum TNI tersebut, anggota Subdenpom langsung mengamankan oknum TNI tersebut dan tersangka lainnya, langsung kita amankan di kantor BNNK Tebingtinggi. Pada saat itu juga, ke empat tersangka dilakukan tes urine dengan hasil, tiga orang tersangka positif narkotika dan satu orang negative. Untuk tersangka oknum TNI, pada malam itu juga kita serahkan kepada Subdenpom dan tersangka yang negatif dilakukan pemeriksaan dan kita pulangkan kepada keluarga. Maka dengan demikian, 2 tersangka yang positif narkotika berinisial AA dan SA yang berkas penyedikannya ditangani oleh BNNK Tebingtinggi dengan menyita barang bukti sabu dengan berat lebih kurang 13 gram, 3 buah pipet sendok sabu, 2 buah kompeng, 5 buah mancis, 1 lembar kertas catatan, 1 buah pulpen, 1 buah dompet warna hitam, 7 buah handphone berbagai merek, 2 unit sepeda motor merek ninja, dan uang tunai sebesar Rp.2.540.000,”paparnya dengan detail.

Para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) dan pasal 132 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, tutup Kompol Bambang.

Penulis: wh. Editor: gun.