HETANEWS

MUI Himbau Warga Siantar Tolak Gerakan 'People Power'

Ketua MUI Kota Pematangsiantar, H Muhammad Ali Lubis. (Foto/Int)

Siantar, hetanews.com - Ajakan "people power" yang sengaja didengungkan beberapa pihak lewat media sosial (Medsos), mendapat penolakan dari masyarakat dan tokoh agama.

Terkait pergerakan 'people power' yang diisukan bakal berlangsung pada 22 Mei 2019mendatang, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Siantar, H Muhammad Ali Lubis, meminta masyarakat Siantar untuk tidak terpengaruh mengikuti gerakan yang digaungkan oleh sekelompok orang tersebut.

Baca juga: Rekapitulasi Surat Suara Tingkat Kota Siantar Berakhir, Ini Penilaian Ketua MUI

"Kita menghimbau kepada peserta pemilu, agar menerima hasil yang akan dibacakan oleh KPU, pada 22 Mei nanti. Kepada KPU, kita juga memohon untuk mengumumkan hasil-hasil yang telah sesuai prosedur," ujar Muhammad H Ali Lubis saat dihubungi hetanews.com, Jumat (17/5/2019).

Dia juga meminta agar jangan membuat keributan, dan jangan membuat hal yang baik berubah menjadi tidak rukun dan damai.

"Masyarakat jangan lah membuat hal-hal yang rusuh karena akibatnya akan fatal,"ujarnya.

Dikatanya lagi, apabila ditemukan adanya penyimpangan atau pelanggaran dalam Pemilu, seharusnya diselesaikan melalui mekanisme yang ada. Bukan malah menggerakkan massa, ujarnya.

Penulis: hza. Editor: gun.