HETANEWS

Satres Narkoba Polres Tanjungbalai Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Baru, Disita 8 Kilogram Cathinone

Tersangka diringkus di Kantor Pos Tanjungbalai usai mengambil narkotika.(Foto/Ferry Matondang)

Tanjungbalai,  Hetanews. Com - Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai berhasil menyita Narkotika jenis baru yang dikenal dengan nama Cathynone atau daun kath (gath, miira) dengan berat 8 Kg, jumat (17/5/2019)  sekira pukul 09.30wib.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai membenarkan kejadian tersebut,  pengungkapan kasus ini berawal dari  informasi Dit Res Narkoba Polda Sumut tentang adanya paket mencurigakan dari negara Ethiopia menuju Tanjung Balai melalui Kantor Pos. 

Menindak lanjuti infornasi tersebut,  Sepasukan Personil Satres Narkoba yang dipimpin oleh Kasat Narkoba AKP Adi Haryono dan selanjutnya berkordinasi dengan pihak Kantor Pos Tanjungbalai, ucapnya. 

Petugas yang berpakaian preman stanby di sekitar Kantor Pos tersebut untuk menunggu penjemput barang haram tersebut dan tidak berapa lama petugas mengamankan seorang lelaki yang menjemput paket dari kantor Pos tersebut. 

Dari tangan HSN ( 47)  warga jalan Sei Pemali, Lingkungan  IV, Kelurahan Muara Sentosa, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai,  petugas menyita satu kotak yang di dalamnya disembunyikan 4 bungkus plastik besar berisi diduga narkotika jenis Cathynone (daun kath) dengan berat kotor sekitar 8 Kilogram. 

Selanjutnya tersangka bersama barang bukti akan diserahkan ke Dit Res Narkoba Polda Sumut, ungkap Kapolres. Untuk diketahui dalam undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Cathinone digolongkan ke dalam Narkotika golongan 1, di mana dalam daftar yang ada dalam undang-undang tersebut Cathinone terdapat pada urutan ke-35. 

Sekedar informasi Cathinone merupakan zat monoamina alkaloid atau alkaloid aktif yang ada dalam tanaman Khat (Catha edulis). Di Indonesia pohon Chatinone banyak ditanam di daerah Bogor terutama di kampung Tugu Pasir Selatan Cisarua Bogor. Tanaman ini mulai dibudidayakan di daerah ini sejak tahun 2005. . 

Penulis: ferry. Editor: tom.