HETANEWS

Jalan Outer Ring Road Siantar Mangkrak, Jadi Tempat 'Kencan' Pelajar

Kondisi jalan Siantar bypass (Outer Ring Road), yang ditargetkan akan selesai 2020 itu, sering dikunjungi pelajar untuk sekedar tempat kencan. (foto/gee)

Siantar, hetanews.com - Jalan outer ring road yang belum selesai dikerjakan, tampaknya menjadi tempat favorit sejumlah pelajar. Pasalnya, jalan Siantar bypass yang ditargetkan akan selesai 2020 itu, sering dikunjungi pelajar untuk sekedar tempat kencan.

Jalan outer ring road yang kerap dijadikan tempat singgah para pelajar itu, letaknya di seputaran outer ring road yang menghubungkan dengan Jalan Nagahuta, Kecamatan Sitalasari.

Pantauan di lokasi, Kamis (16/5/2019) siang, sekira pukul 13.20 WIB, beberapa pelajar berseragam sekolah membawa kendaraan sepeda motor tengah asyik bercengkramah. Ada diantara mereka yang berpasangan.

Salah seorang warga sekitar yang ditemui di lokasi, menuturkan, pemandangan itu sudah sering terjadi. Apalagi di saat pulang sekolah atau akhir pekan.

"Apalagi kalau malam minggu, rame anak - anak remaja main ke sini. Padahal kalau malam kan disini gelap, banyak pohon sawit lagi,"kata Hartono.

Pembangunan jalan outer ring road direncanakan sejak tahun 2010. Jalan yang dikenal dengan sebutan Siantar bypass ini, jaraknya 16 KM dari Sinaksak, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba hingga Jalan Parapat, Kecamatan Siantar Marimbun.

Kondisi jalan Siantar bypass  (Outer Ring Road) yang mangkrak. (foto/gee)

Beberapa tahun belakangan, pembangunan jalan sempat terhenti. Namun kembali diteruskan dengan pembangunan beberapa titik jembatan. Namun sampai saat ini, belum ada tanda - tanda pembangunan berlangsung di lokasi. Kondisi jalan masih berupa tanah.

Pembangunan outer ring road dilakukan secara bertahap. Mulai dari pelepasan lahan, pembukaan jalan, perataan tanah (untuk jalan) serta pelebaran jalan dan pembangunan jemabatan.

Pembangunan jalan Siantar bypass ini pun tidak sedikit. Dinas PUPR Kota Siantar selaku dinas yang membidangi proyek ini telah menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD Kota Siantar, Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Alokasi Umum (DAU) yang jumlah ratusan milyar rupiah.

Belum lama ini, Dinas PUPR pernah memutus kontrak dengan PT. Tisah Lestari sebagai kontraktor pembangunan jembatan di outer ring road yang letaknya di Jalan Tambun Timur, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba.

Dikatakan, pihak kontraktor tidak mampu menyelesaikan pembangunan proyek senilai Rp. 12 Milyar tersebut. Sementara jembatan itu mulai dikerjakan pada Juni 2018 dan ditargetkan selesai Desember 2018.

Penulis: gee. Editor: gun.