HETANEWS

Daulat Sihombing SH MH: Jaksa Dalam Membuat Surat Tuntutan Senaknya Saja

Sejumlah tuntutan Viktor Purba disidang PN Simalungun dan Advokat Daulat Sihombing. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Viktor Purba SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, telah menuntut pelaku narkotika, penjual dan pembeli dijadikan pengguna.

Dalam perkara lainnya, pengguna dijadikan pemilik, kasus lainnya, pengedar dituntut lebih ringan dari pemilik.

Sesuai data pada Hetanews.com, terdakwa Gunawan Damanik alias Gundam (35), warga Huta III Lambaw, Kecamatan Bandar dan Donny Prayogi (23), warga Serbelawan, dituntut  2 tahun, sebagai pengguna.         

Faktanya,  saksi polisi, Parlin Saragih dan Efraim Purba, menyebutkan, telah menangkap Donny Prayogi, di Serbelawan, pada Sabtu, 8 Desember 2018 lalu, dengan temannya (melarikan diri). Dua paket sabu seberat 0,16 gram, diakui Donny, dibeli dari terdakwa Gundam seharga Rp.200 ribu, dan ditangkap.

Dalam tuntutan jaksa Viktor, barang bukti hanya sabu dan Hp serta baju kaos tanpa ada alat alat hisap.

Kasus lainnya yang dipegang jaksa Viktor Purba SH yaitu atas nama terdakwa Surya Andhika Wahyudi alias Yudi (30), dituntut 8 tahun denda Rp.800 juta subsider 3 bulan penjara. Yudi ditangkap di rumahnya, di Huta I Nagori Gunung Malela, pada Sabtu, 2 Pebruari 2019, lalu.

Dengan barang bukti, sepaket sabu 0,18 (bruto), dan kaca pirex yang bekas dibakar. Diabaikan jaksa dan Yudi dijadikan pemilik bukan pengguna.         

Sebelumnya, pengedar sabu Suhartono alias Anton yang belanja sabu sebanyak 15 gram seharga Rp.10.500.000, lalu dipaket dan dijual dengan harga Rp.850.000/gram dituntut 6 tahun saja.

Menanggapi sejumlah tuntutan jaksa ini, advokat dan kuasa hukum Sumut Watch, Daulat Sihombing SH MH mengatakan, "layak diduga adanya persekongkolan,"ucapnya melalui ponselnya yang dihubungi Hetanews.com, Kamis (16/5/2019).

Penerapan hukum dalam kasus narkotika, jaksa terkesan seenaknya dalam membuat tuntutan. Dengan tidak adanya standar dalam penuntutan hukum, membuka ruang untuk melakukan approach (pendekatan) atau lobi - lobi yang bisa disalahgunakan jaksa untuk membuat tuntutan. 

Siapa yang dapat melakukan lobi-lobi akan dihukum ringan dan sebaliknya, jika tidak bisa maka akan dihukum berat, jelas Daulat.

Para pelaku/terdakwa narkotika dalam persidangan didampingi pengacara dari Posbakum, seharusnya pengacara dapat menjadi bagian dari penegakan hukum. Jangan meng-Amini apa yang dilakukan jaksa atau hakim, jika tidak mampu bubarkan saja Posbakum, tegas Daulat.

Penulis: ay. Editor: gun.