HETANEWS

Anggaran BPJS PBI di APBD Kota Siantar Dikhawatirkan Silpa

Siantar, hetanews.com - Bertambahnya jumlah peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Kota Siantar tahun 2019, dikhawatirkan dapat menimbulkan Silpa.

Lipen Simanjuntak menyebut, salah satu faktor yang mengakibatkan SILPA dalam penggunaan anggaran tersebut, diakibatkan rumitnya pengurusan administrasi bagi calon PBI.

Ketua Forum Orang Miskin (FORMIKOM), Lipen Simanjuntak, mengkhawatirkan terjadinya Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) pada BPJS PBI yang bersumber dari APBD Kota Siantar TA 2019.

Ia menyebutkan, bahwa penerima anggran yang ditetapkan untuk 10.000 ribu orang pada Tahun 2018 tidak tercapai sepenuhnya. Dinas Kesehatan Kota Siantar, kata Lipen, pada tahun 2018 mengganggarkan sekitar Rp.2,7 Milyar dan SILPA sekitar Rp.600 Juta untuk BPJS PBI.

"Persoalan sudah banyak orang miskin tidak dapat menerima BPJS PBI APBD Kota Siantar. Karena sudah lama pun diantar KK belum juga dibuat jadi peserta PBI. Kalau di Kabupaten Simalungun kita ngasih fotocopi KK, kita tunggu dua minggu sudah selesai," kata Lipen kepada Kadis Sosial, Pariaman Silaen, di kantornya, Selasa (14/5/2019).

Ratna, Pegawai Dinas Sosial yang melakukan pendataan untuk Calon BPJS PBI APBD Kota Siantar, mengatakan, data yang diinput sampai saat ini berjumlah 851 orang. Data tersebut, kata dia, masih belum divalidasi oleh BPJS Pematangsiantar.

"Saya pertanyakan ke sana (BPJS) belum katanya," ungkapnya.

Kabid Sosial Dinsos Kota Siantar, R Sinaga menambahkan, untuk mengantisipasi kekurangan kuota penerima BPJS PBI di Kota Siantar tahun 2019, pihaknya sudah menghimbau pihak kelurahan dan kecamatan untuk melakukan pendataan.

"Kita gak mau kalo ada silpa, jadi kita sudah himbau. Apa yang datang (data) dari kelurahan, itu yang kita input. Jadi juga kita sampaikan, kalau ada warga yang datang, langsung disampaikan ke kantor lurah. Di sana ada juga relawan dan kelurahan yang mengeluarkan SKM (Surat Keterangan Miskin)," katanya.

Baca juga: Penerima BPJS PBI di Siantar TA 2019 Bertambah

Terpisah, Kabid Kepesertaan BPJS Pematangsiantar, Aswan Siregar mengatakan, BPJS PBI APBD Kota Siantar tahun 2019 bertambah sebanyak 2 ribu orang. Namun hingga saat ini, BPJS Pematangsiantar masih menghimpun kurang lebih 1000 orang.

"Yang sudah masuk sekitar 1.1000. Data itu lagi diproses, data kan kami terima dari Dinas Sosial, jadi data itu gak semua bisa divalidasi, karena NIK yang bermasalah atau sudah pernah buat kartu," katanya.

Pada Tahun 2018, penerima BPJS PBI Kota Siantar berjumlah 10 ribu orang. Angka tersebut, meningkat di tahun 2019 dengan penambahan sebanyak 2 ribu orang peserta. Sesuai dengan penambahan tersebut, peserta BPJS PBI APBD Kota Siantar berjumlah 12.000.

Penulis: gee. Editor: gun.