HETANEWS

Diki Ramadhan Minta Keringanan Hukuman Usai Dituntut 6 Tahun Bui

Jaksa Indri saat membaca tuntutan 6 tahun penjara, di PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Diki Ramadhan (20), warga Kebun Sayur Bah Butong, Kecamatan Sidamanik, Simalungun, dituntut 6 tahun denda Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara oleh jaksa, Indri Wirdya SH, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Selasa (14/5/2019).           

Atas tuntutan itu, terdakwa didampingi pengacara, Sarah Nauli Pulungan SH dari Posbakum PN Simalungun, memohon agar hukumannya diringankan hakim. "Saya menyesal yang mulia, saya mohon agar hukuman saya diringankan,"kata terdakwa, di persidangan siang itu.

Menurut jaksa penuntut umum, terdakwa terbukti memiliki sepaket sabu dan dipersalahkan melanggar pasal 112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Terdakwa ditangkap anggota Polres Simalungun, pada  Jumat, 26 Oktober 2018, pukul 15.00 WIB, lalu, di Jalan Tuan  Maja Purba.                    

Satu paket sabu, ditemukan polisi dari genggaman tangannya. Sabu itu diakui terdakwa yang baru saja dibeli secara patungan bersama Iyan (DPO) dari seseorang, di Jalan Serdang Kota Siantar. Iyan yang mengajak terdakwa membeli sabu.              

Iyan menurunkan terdakwa, di pinggir jalan untuk membeli air mineral. Lalu Iyan pergi dan polisi datang menangkap terdakwa.

Satu paket sabu sempat dibuang terdakwa dan bersama barang bukti, ia diserahkan ke Polres Simalungun untuk diproses sesuai hukum.    

Untuk putusan, majelis hakim, Novarina Manurung SH, Aries  Ginting SH dan Hendrawan Nainggolan SH, menunda persidangan hingga Selasa mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.