HETANEWS

Pemko Terima Surat Tembusan, Pilkada Serentak Digelar Tahun 2024

Wali Kota Siantar, Hefriansyah, memperlihatkan surat suara sebelum pencoblosan di TPS 12, jalan Seram Bawah, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Rabu (17/4/2019) pagi.

Siantar, hetanews.com - Pemko Siantar menerima surat tembusan Dirjen Otonomi Daerah, terkait penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024. Meski demikian, Pemko Siantar masih menunggu surat resmi dari Gubernur Sumut.

"Sesuai dengan surat tembusan yang kami terima, Pilkada Serentak di Kota Siantar itu tahun 2024. Yang menyampaikan surat itu dari provinsi. Jadi kami hanya menerima tembusan. Secara resmi dari provinsi lah," kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Siantar, Junaidi Sitanggang, Selasa (14/5/2019).

Junaidi menyebutkan, surat tembusan tersebut ditandatangani oleh Direktotat Jendral Otonomi Daerah (Dirjen Otda).

"Kalau gak salah, minggu yang lalu suratnya diserahkan," imbuhnya.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemko Siantar ini, menambahkan, Kota Pematangsiantar masuk dalam agenda Pilkada Serentak Tahun 2015. Hanya saja, kata dia, dengan adanya penundaan, Pilkada Serentak di Kota Pematangsiantar, akhirnya berlangsung Tahun 2016.

Mengenai kordinasi antara KPU Siantar dan Pemko Siantar, terkait penyelenggaraan Pilkada di Kota Pematangsiantar yang dilakukan belum lama ini, kata Junaidi, adalah penyusunan anggaran Pilkada.

"Atasan kita disini kan Gubernur dan Kementerian Dalam Negeri. Sebenarnya dalam penyusunan anggaran APBD itu harus ada Permendagri. Karena tahun 2018 -2019  di Permendagri No 38 Tahun 2018, itu dasar penyusunan APBD Tahun 2019. Untuk APBD tahun 2020, ada Permendagri yang baru yang mengaturnya," ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam hal ini Pemko Siantar tidak serta merta membalas surat tembusuan tersebut. Hanya saja, kata Junaidi, yang berkordinasi nanti untuk itu, ialah pemerintah atasan dengan KPU RI atau KPU Provinsi.

Pemko Siantar, kata Junaidi menambahkan, akan memberitahukan jadwal Pilkada Serentak ini kepada masyarakat Siantar.

"Nanti kalau sudah ada surat dari Gubernur. Karena dalam surat itu disampaikan kepada Gubernur untuk menyampaikan kepada Kota Siantar. Kita menunggu keputusan dari Gubernur nanti," ungkapnya.

Penulis: gee. Editor: gun.