HETANEWS

Karantina Pertanian Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Tanjungbalai - Asahan

Forkopimda Tanjungbalai melihat hasil pertanian yang akan diekspor. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com - Balai Karantina Pertanian Tanjungbalai Asahan (TBA) melakukan pelepasan ekspor komoditas pertanian, di Kantor Karantina Pertanian Kelas I TBA, jalan Perintis Kemerdekaan KM. 9, Kabupaten Asahan, Senin (13/5/2019).

Hadir dalam acara tersebut, Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial, Kepala Badan Karantina Pertanian, Ir Ali Jamil MP, Phd, Kepala Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Kelas I TBA, Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai, Dandim 0208 Asahan, Letkol Inf Sri Marantika Beruh, Kepala Bea dan Cukai Teluk Nibung, Muhammad Syahirul Alim,  Kepala Kantor Syahbandar,  Kepala SKIPM TBA, para Pengusaha Ekportir dan instansi/stakeholder terkait lainnya.

Wali Kota Tanjungbalai, mengapresiasi dan mendukung Kementerian Pertanian, khususnya melalaui Balai Karantina Pertanian Kelas I TBA atas fasilitas ekspor asal Kota Tanjungbalai dan Kabupaten Asahan.

Harapannya, setiap tahun ekspor komoditi pertanian dapat meningkat pada komoditi yang lain, karena saat ini Tanjungbalai telah memiliki Pelabuhan Teluk Nibung, yang menjadi salah satu pelabuhan terbaik di Sumatera Utara dalam mendukung peningkatan ekspor dan jasa.

Hal ini juga dalam rangka peningkatan beberapa potensi komoditi unggulan dari Tanjungbalai dan Asahan yang perlu ditingkatkan dan diperjuangkan di tingkat internasional.

Memang kita sadari, potensi unggulan dari Kota Tanjungbalai bersumber dari laut, namun tidak menutup kemungkinan, potensi lainnya dibidang pertanian masih berpeluang untuk ditingkatkan dan tentunya Pemko Tanjungbalai, terus berkomitmen mendukung para investor yang ingin berinvestasi di Kota Tanjungbalai, sebut  Wali Kota.

Pelepasan  ekspor komoditas pertanian Tanjungbalai dan Asahan, merupakan momentum untuk peningkatan produksi komoditi unggulan, serta memberikan kemudahan kepada pengusaha atau stakeholder yang ada, untuk melakukan ekspor, khususnya pada komoditi pertanian, tegas M Syahrial mengakhiri sambutannya.

Wali Kota dan Forkopimda Tanjungablai pada acara pelepasan ekspor Tanjungbalai - Asahan. (foto/ferry)

Kepala SKP Kelas I TBA,  drh Bukhori memaparkan, bahwa nilai ekspor komoditas olahan produk pertanian asal Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai di ekspor setara dengan 7,024 milyar.

Ekspor yang dilakukan hari ini merupakan hasil produk PT Sintong Abadi dengan mengekspor palm kernel sterin sebesar 234 ton yang akan diekspor ke Tiongkok, PT Harvard Cocopro mengekspor kelapa parut sebesar 25 ton ke Felix Town Inggris.

Sementara PT Multimas Nabati Asahan, mengekspor sawit dan turunannya sebesar 492,25 ton ke Hungaria, UEA, Rusia, Syria, PT Nitra Laut Bahari mengekspor ubi jalar, jahe, pisang, jeruk nipis, sirsak dan kayu manis.

Dengan rincian, ubi jalar 17 ton, jeruk nipis 4 ton, sirsak 3 ton dan kayu manis 6 ton sehingga total 51 ton ke Malaysia.

CV Gangaro Putri mengekspor lidi sawit sebesar 350 ton ke Pakistan, CV Asia Global mengekspor domba sebanyak 200 ekor ke Malaysia dan Dedi mengekspor madu sebesar 450 Kg ke Malaysia.

Acara pelepasan ekspor komoditas pertanian ini, ditandai dengan pengguntingan pita dan pemecahan kendi, sekaligus melihat langsung komoditas ekspor pertanian yang akan diberangkatkan ke 7 Negara tujuan.

Penulis: ferry. Editor: gun.