HETANEWS

Viktor Akui Membuang Sepaket Sabu

Terdakwa berjalan meninggalkan ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com-Viktor Inza Manurung (24), warga jalan Indah Sari Lk.VIII, Kecamatan Tapian Dolok, mengakui dan membenarkan membuang sepaket sabu.

"Sabu itu, saya buang karena ada yang mengawasi saya, setelah ditinggalkan Firman dan Ade,"kata terdakwa, disidang PN Simalungun, Senin (13/5/2019), saat menjawab pertanyaan jaksa.

Sabu itu, baru saja dibeli terdakwa secara patungan dengan Firman dan Ade (DPO) seharga Rp.300 ribu, di Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara.

Satnarkoba Polres Simalungun pun mengamankan terdakwa, bersama sepaket sabu seberat 0,12 gram dan HP Samsung yang digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi dalam pemesanan sabu.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Firmansyah SH, menjerat terdakwa dengan Pasal 114 (1) dan Pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Dijelaskan terdakwa, jika dia bertemu dengan Firman (DPO) di Simpang Rami Siantar, pada Sabtu, 5 Januari 2019, pukul 15.00 WIB. Firman datang bersama Ade dan meminta terdakwa untuk memberitahukan dimana bisa membeli sabu.

Lalu terdakwa bersama Firman dan Ade, pergi ke simpang Gambus untuk membeli sabu dari seseorang yang dikenal terdakwa, tapi tidak tahu namanya.

Usai membeli sabu, ketiganya pulang ke Siantar. Tapi di SPBU Simpang Bah Jambi, terdakwa disuruh menunggu, karena Firman dan Ade mau istirahat dan menuju toilet.

Lama tak kembali dan curiga, terdakwa membuang sepaket sabu yang dibalut kertas merah, dan ditangkap.

Untuk mendengarkan tuntutan pidana dari jaksa, majelis hakim, pimpinan Roziyanti SH, menunda persidangan hingga Senin mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.