HETANEWS

Capres 02 Prabowo Diminta Bersuara Atas Sikap Pendukungnya yang Ancam Penggal Kepala Jokowi

HS (25), pria yang mengancam memengal Presiden Joko Widodo digiring ke Mapolda Metro Jaya

Jakarta, hetanews.com - Kasus pengancaman akan memenggal kepala Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) oleh seorang pria kini berbuntut panjang. Pria pengancam kini sudah diamankan polisi setelah diciduk dari Bogor.

Sang pengancam telah dibawa polisi ke Polda Metro Jaya, Jakarta.  Wakil Kepala Rumah Aspirasi Jokowi-Amin, Michael Umbas, meminta Prabowo Subianto tidak tinggal diam atas sikap pendukungnya yang mengancam akan memenggal kepala Jokowi.

"Kami meminta kepada Pak Prabowo Subianto bersuara atas ancaman pendemo pendukungnya kepada Pak Jokowi. Jangan justru diam dan bersembunyi."

"Coba Pak Prabowo lihat dan dengar, keliatan dari pendukung Anda ini," kata Umbas dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/5/2019).

Video yang menggambarkan seorang pria mengancam akan memenggal kepala Jokowi sebelumnya tersebar di media sosial.

Jika dilihat dari suasananya, video itu diduga diambil dalam demonstrasi di depan Kantor Bawaslu RI, Jumat (10/5/2019) kemarin. Umbas mengecam keras sikap pendemo itu.

Baca juga: Sosok Jacklyn Choppers Polisi Gondrong yang Jadi Perhatian saat Menangkap Pelaku Pengancam Jokowi

Menurut dia, pendemo tersebut terbukti bermental barbar dan penyebar teror. "Ancaman yang akan memenggal kepala Jokowi jelas meresahkan. Kami berharap aparat penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian agar menindak pendemo yang mengumbar ancaman pembunuhan," kata dia.

Jika kejadian seperti ini dibiarkan, menurut dia, akan berpotensi menjurus konflik di tengah masyarakat.

Ia pun mengimbau seluruh pendukung Jokowi supaya tetap tenang.

"Tidak perlu melakukan pembalasan, apalagi di tengah bulan suci Ramadhan. Sebagai sesama manusia, kami mendoakan si pendemo mendapat pintu maaf dari Tuhan Yang Maha Esa," kata dia.

Sebelumnya, relawan pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam organisasi JokowiMania melaporkan video yang menggambarkan seorang pria mengancam akan memenggal Jokowi ke Polda Metro Jaya, Sabtu (11/5/2019) siang.

Ketua Umum Tim Jokowi Mania Immanuel Ebenezer mengatakan, pihaknya melaporkan pria dalam video beserta pembuat video tersebut.

"Beda pandangan politik silakan. Tapi kalau sudah mengancam atau ingin menghilangkan nyawa seseorang itu bahaya, ini enggak bisa kita biarkan. Ini yang kami laporkan persoalan itu," ujar Immanuel kepada wartawan.

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.