HETANEWS

Diduga Maling, Kakek Tua Tewas Dihajar Massa

Mayat korban amukan massa saat dinaikkan ke Ambulance. (foto/sutrisno)

Sergai, hetanews.com - Seorang kakek tua, diketahui bernama Rusli (62), yang diduga maling, dihajar massa hingga babak belur dan berlumuran darah, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir, di RSUD Sultan Sulaiman Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Informasi yang dihimpun hetanews.com, Sabtu pagi tadi  (11/5/2019) dari Kepala Desa Bakaran Batu, E Mansius Sinaga, mengatakan, peristiwa nahas tersebut terjadi di Dusun 4 Kelapa Tinggi Desa Bakaran Batu yang menyebabkan seorang warga Desa Sukadamai, Kecamatan Sei Bamban, Rusli, tewas karena diamuk massa. Rusli diduga ingin melakukan tindak pencurian di rumah warga, katanya.

Dikatakan Kades, peristiwa itu, bermula ketika warga bersama pihak Kepolisian mengamankan Rusli yang diduga melakukan pencurian, di rumah salah seorang warga, di Dusun 4 Kelapa Tinggi, Desa Bakaran Batu, Sei Bamban, Kamis (9/5/2019) lalu, pukul 24.00 WIB.

Pelaku sempat melakukan perlawanan dengan mengayunkan benda tajam, berupa pisau dan linggis di tangannya dan melukai beberapa warga, sehingga mengundang emosi warga. Saat itu, pelaku percobaan pencurian tersebut identitasnya belum diketahui.

Warga yang kesal, lantas menghakimi pelaku, hingga berlumuran darah dan terbaring di jalanan. Sementara warga yang lainnya, melihat kondisi pelaku sudah nyaris tewas, langsung menghubungi pihak kepolisian.

Saat pihak Kepolisian tiba di lokasi, korban sudah dalam keadaan tergeletak dengan kondisi wajah berlumuran darah. Sehingga, oleh kepolisian pun dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Sulaiman, Sei Rampah untuk mendapatkan pertolongan.

Tidak lama di rumah sakit, hanya 1 hari, orang tua ini meninggal dunia.

Masyarakat Desa Bakaran Batu Dusun 4 Kelapa Tinggi Sei Bamban sangat tega menghajar kakek tua yang kerap disapa Wak Jon ini, ujar Kades.

Terpisah, Kasat Reskrim, AKP Hendro Sutarno, Sabtu (11/5/2019), membenarkan peristiwa tersebut.

Hari ini, mayat Rusli sedang diotopsi di RS Bhayangkara Medan. Dan hasil otopsi terjadi pendarahan di otak akibat benda tumpul dan patah rusuk sebelah kiri hingga meninggal dunia.

Untuk pelaku, nanti kita akan proses sesuai hukum untuk langkah selanjutnya, ungkap Kasat.

Penulis: sutrisno. Editor: gun.
Komentar 1