HETANEWS

PD PHJ Kota Siantar Pecat Pegawai Tanpa Pesangon

Handika Sembiring pegawai PD PHJ yang dipecat dan tidak mendapatkan pesangon.(Foto/David)

Siantar, hetanews.com - Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD.PHJ) kota Siantar lakukan pemecatan dengan tidak hormat kepada seorang pegawai PD.PHJ bagian  perencanaan atas nama Handika Y Sembiring tanpa pesangon.

Handika menuturkan kepada wartawan, Sabtu (11/05/2019), dirinya dipecat dengan tidak hormat lantaran karena tidak hadir, padahal Handika mengajukan surat permohonan ijin yang di titipkan kepada teman sekantor nya untuk pemberkasan CPNS  pada bulan Januari 2019 lalu, tapi ditolak oleh pihak PD.PHJ, Handika mengaku kaget karena surat ijin untuk pemberkasannya ditolak dan dibalas dengan SP 3 yang dilayangkan kepadanya. 

Menurutnya pemecatan  dengan tidak hormat yang dilakukan PD.PHJ kota Siantar tidak beralasan karena dirinya mengaju surat ijin tapi di tolak pihak PD.PHJ dan tidak merugikan perusahaan,  pelanggaran yang dilakukan nya mengenai disiplin ringan.

"Bahkan yang dianggap merugikan perusahaan hanya mendapat sanksi penonaktifan dari perusahaan",ucap Handika.

Handika mengaku telah menanyakan hal tersebut kepada direktur SDM PD.PHJ Imran Simanjuntak, terkait persoalan nya tersebut.

"oh ya memang gak bisa ijin pemberkasan di kantor ini, kalau kamu saya ijin kan nanti yang lain ikut seperti itu", tutur Handika menirukan percakapan nya dengan direktur SDM PDPHJ Kota Siantar.

Handika meminta hak-hak nya kepada direktur SDM karena dia sudah di pecat , yaitu gaji yang tunggakan  selama 4 bulan yang belum di bayar kan di tahun 2017, dan juga pesangon karena dia sudah bekerja selama 4 tahun, 5 bulan di perusahaan tersebut.

" silahkan itu kan hak anda "kata Handika masih menirukan ucapan Direktur SDM PD PHJ.

Setelah pembicaraan tersebut Handika menunggu realisasi hak-hak yang dia minta mulai dari bulan 2 sejak diri nya di pecat  tetapi tidak di realisasi oleh pihak PD.PHJ.

Akhirnya Handika  menyurati PD.PHJ, pada tanggal 30 April 2019 dengan tembusan kepada Walikota, Polresta, Kejaksaan, Disnaker, dan DPRD karena menganggap tidak direspon oleh PD.PHJ kota Pematangsiantar. 

"kalau mereka memecat saya berdasarkan UU ketenagakerjaan no. 13 tahun 2003 saya menerima dengan ikhlas, tapi saya juga menuntut hak/pesangon saya berdasarkan UU Ketenagakerjaan no. 13 tahun 2003". Pungkasnya.

Penulis: david. Editor: tom.