HETANEWS

Disebut-sebut dalam Hoax 'Petugas KPPS Diracun', Apa Itu Racun VX?

Jakarta, hetanews.com - Kabar hoaks soal meninggalnya petugas KPPS bernama Sita Fitriati asal Bandung akibat kandungan racun di dalam tubuhnya beredar di media sosial. Hoaks tersebut disebarkan oleh oleh pemilik akun Facebook bernama Dody Fajar.

"Ditemukan zat kimia C11H16NO2PS dalam tubuh korban KPPS, efek dari Racun....VX (nama IUPAC: O-ethyl S-[2- (diisopropylmino) ethyl] methyphosphonothioate) merupakan senyawa golongan organofosfat yang sangat beracun," tulisnya dalam postingan tersebut.

Kabar ini sudah dikonfirmasi oleh pihak keluarga Sita Fitriati bukan meninggal karena racun seperti dalam postingan tersebut. Sebelum meninggal ia sempat dirawat di rumah sakit untuk menjalani perawatan selama tiga hari.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyebut VX sebagai 'racun paling mematikan dari semua nerve agent'. Hal ini disebabkan VX langsung membunuh seketika, bahkan jika hanya terpapar dalam jumlah yang sangat sedikit, misal dengan menghirup sekitar 25-30 miligram atau kontak dengan kulit sejumlah 10 miligram. 

Nama racun VX sempat melambung beberapa waktu lalu saat kasus eks mata-mata Rusia dan pembunuhan saudara tiri Kim Jong-il, Kim Jong-nam. Racun VX diduga sebagai penyebab dari kedua kasus tersebut. Apa sebenarnya racun ini?

VX adalah singkatan dari venomous agent X merupakan nerve agent alias racun yang bekerja cepat merusak sistem saraf. Cairan mirip oli motor bening (dalam suhu ruangan) ini dapat menyebabkan kelumpuhan dan berujung kematian karena kesulitan bernapas.

Jika tertelan, efeknya akan bekerja lebih cepat. Gejala yang langsung muncul adalah pandangan buram, dada sesak, berliur, berkeringat, sesak napas dan detak jantung abnormal. 
 

 

sumber: detik.com

Editor: sella.