HETANEWS

Vaksin Rabies Kosong, Dinas Pertanian dan Peternakan: Masyarakat Jaga Anjingnya Masing-masing

Ilustrasi anjing. (Int)

Siantar, hetanews.com - Meninggalnya Masta boru Sirait (29), warga jalan Rela Kiri, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar, akibat digigit anjing peliharaan kesayangannya, pada Senin (6/5/2019) lalu, hingga kini masih jadi perbincangan hangat di kalangan warga.

Kasus terakhir, tewasnya seorang warga akibat gigitan anjing, yaitu pada tanggal 11 April 2019, lalu. Pasca digigit, Masta tidak curiga dengan anjing yang terpapar virus rabies tersebut.

Terkait hal itu, Kabid Dinas Pertanian dan Pernakan, Elis yang dihubungi hetanews.com, menyampaikan, sejauh ini pihaknya masih melakukan investigasi ke lapangan, bersama pihak Balai Kesehatan Kota Medan.

"Kita bersama Balai Kesehatan Kota Medan mengambil sempel darah untuk memeriksa sejauh mana perkembangan virus-virus rabies yang ada di seputan rumah Masta Sirait,"ujarnya saat dihubungi. Kita tengah menunggu hasil dari Kota Medan, kata Elis.

Baca juga: Pemilik Anjing Dihimbau Waspadai Rabies

Baca juga: Ini Anjuran Dinkes Siantar Soal Rabies

Baca juga: Pencari Talent untuk Film Horas Amang Meninggal Digigit Anjing Kesayangan, Ini Curhatan Teman Almarhum

"Kita menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga anjingnya masing-masing. Kebetulan vaksin di dinas kami lagi kosong, jadi menunggu dalam dua minggu ini lah dan itu pun belum tentu datang. Kalau sudah ada, kami vaksinasi," ungkap Elis.

Dijelaskannya, pihaknya juga sudah melakukan sosialiasinya tentang bahaya virus rabies pada hewan peliharaan seperti anjing.

"Ketika turun kelapangan, ke kelurahan dan kadang-kadang masyarakat saat kami datang, mereka malah mengatakan, anjingnya mau dijual, mau ditambul dan gak usah divaksin," ujarnya.

Setelah kejadian meninggalnya Masta, Elis menyampaikan, masyarakat meminta anjing mereka untuk divaksin. Dan bukan kami lagi yang datang untuk memvaksin, tapi Mereka datang untuk minta divaksin. Tapi saat ini, kita lagi tidak ada vaksin, pungkasnya menutup konfirmasi.

Penulis: hza. Editor: gun.