HETANEWS

Usai Gerebek Rumah Penjual Sabu di Samarinda, BNN Ringkus Puluhan Pembeli

Samarinda, hetanews.com - Jual beli narkoba di Samarinda, Kalimantan Timur, dinilai semakin menggila. Dalam sehari di satu lokasi saja, transaksi bisa mencapai tidak kurang dari Rp 100 juta. Perkiraan nominal transaksi itu menyusul diamankannya lebih dari 100 pengguna narkoba yang ditangkap Rabu (8/5) di kawasan Jalan Belatuk VII, Temindung Permai.

Rinciannya, sekitar 13 orang pengedar dan pengguna narkoba diamankan sekira pukul 15.00 WITA, beserta barang bukti 590 paket sabu dari rumah yang dijadikan loket jual semacam penjualan tiket. Sedangkan 90 orang lainnya, ditangkap malam harinya hingga pukul 02.00 WITA.

"Siang hari, kita tindak. Ternyata malam harinya masih didatangi pembeli, ada sekitar 90-an orang pembeli kita amankan. Ini mengundang bandar, untuk jualan sembunyi-sembunyi," kata Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Kalimantan Timur AKBP Halomoan Tampubolon, dikonfirmasi Kamis (9/5).

Tampubolon memastikan, dia bersama BNN Kota Samarinda berupaya menekan peredaran narkoba. "Dalam hitungan kurang 12 jam saja, ada 100 orang lebih pembeli kita amankan. Kalau pembeli membeli paket murah Rp 100 ribu, nilai transaksi sampai ratusan juta," ujar Tampubolon.

"Kita tanya ke Pak RT, ini jualan sampai subuh hampir 24 jam. Sangat mengganggu warga sekitar, karena lalu lalang silih berganti membeli. Niatnya memang membeli," tambah Tampubolon.

Bahkan sambil membeli, ada yang membawa peralatan seperti bong, pipet, korek api dan suntik. "Pembelinya ada pelajar SMP, SMK, juga ada dari Muara Badak (Kutai Kartanegara)," demikian Tampubolon. 

sumber: suara,com

Editor: sella.