HETANEWS

Ancam Korbannya, Tiga Warga Sidamanik Dituntut 2,6 Tahun

Ketiga terdakwa disidang PN Simalungun, minta hukuman diringankan. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Tiga warga Kecamatan Sidamanik, Robin Martuah Sinaga (28), Jhonson Hamonangan Siallagan alias Acong (19) dan Joni Andre Sitinjak alias Joni (25), masing-masing dituntut 2,6 tahun penjara, dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani.           

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ade Jaya Ismanto, mempersalahkan para terdakwa dengan pasal 368 (1) Jo pasal 55 (1) ke-1 KUH Pidana. "Menjatuhkan pidana penjara selama 2,6 tahun,”kata Ade dalam persidangan, Kamis (9/5/2019), di PN Simalungun.         

Ketiganya, terbukti mengancam saksi korban Beriman Ompusunggu dan Agnes Napitupulu, pada Sabtu, 29 Desember 2018, lalu. Saksi korban yang asyik bermalam mingguan, di areal kebun teh PTPN IV Sidamanik, didatangi sambil  mengancam akan menyebarkan gambar keduanya saat berciuman atau akan dilaporkan ke Koramil setempat.          

Para terdakwa, meminta sejumlah uang dan ponsel milik korban. Karena takut, korban memberikan uang Rp.500 ribu dan juga ponselnya.

Lalu ketiganya pergi meninggalkan saksi korban. Akibatnya korban mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.        

Atas tuntutan jaksa itu, ketiganya memohon kepada majelis hakim agar hukumannya diringankan. "Saya menyesal yang mulia, hukum saya seringan – ringannya,"mohon terdakwa secara bergantian disidang siang itu.         

Majelis hakim, pimpinan Roziyanti SH, didampingi dua hakim anggota, Nasfi Firdaus SH dan Justiar Ronald SH, menunda persidangan sepekan untuk pembacaan vonis.

Penulis: ay. Editor: gun.