HETANEWS

Kubu Jokowi Ingatkan Prabowo Waspada Dicelakai Kelompok Asal Bapak Senang

Prabowo tanggapi situasi politik terkini.

Jakarta, hetanews.com - Politikus Demokrat Andi Arief menilai Capres Prabowo Subiantodiberikan informasi palsu oleh 'setan gundul' yang ada di lingkarannya. Hal tersebut terkait perolehan suara 62 persen yang membuat Prabowo deklarasi menang Pilpres 2019.

Ucapan Andi Arief itu mengingatkan, Relawan Jokowi terhadap kebohongan yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet. Ratna mengaku dianiaya orang di Bandung, padahal wajahnya bengkak akibat operasi plastik.

Wakil Kepala Rumah Aspirasi Jokowi-Amin, Michael Umbas menilai, kejadian yang bisa dikatakan hampir serupa terulang kembali. Andi Arief menuding adanya setan gundul yang membisiki Prabowo. Setan gundul itu menyebut Prabowo menang 62 persen pada Pilpres 2019 sehingga Prabowo langsung mendeklarasikan kemenangan dan sujud syukur.

"Padahal, tak ada bukti autentik dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan kepada khalayak luas sampai saat ini," jelas Umbas kepada wartawan, Kamis (9/5).

Umbas melanjutkan, isu setan gundul ini memberi bukti bahwa ada upaya pembisik yang selalu mendorong Prabowo mengambil langkah grasa grusu, bahkan berujung hoaks.

"Kita tentu prihatin, mengingat Prabowo sebagai tokoh bangsa yang dalam 10 tahun ini mengikuti Pilpres, walau gagal, justru dimanfaatkan atau bahkan dicelakai segelintir kelompok ABS alias Asal Bapak Senang," jelas Ketua Umum Arus Bawah Jokowi itu.

Umbas berharap, Prabowo segera sadar bahwa dia mungkin sedang 'dicelakai' kelompok ABS ini. Jangan sampai Prabowo terjerumus lebih jauh oleh hasutan-hasutan para pihak tertentu.

"Rakyat pasti menaruh hormat, jika Prabowo berani dengan tegas dan lantang, menolak bisikan-bisikan yang menodai demokrasi. Prabowo tentu bisa menjadi negarawan dan akan dicatat dalam sejarah jika segera keluar dari dekapan setan gundul yang menyesatkan ini," tutup Umbas. 

sumber: merdeka.com

Editor: sella.