HETANEWS

Guru Honor SMA/SMK di Siantar Berharap Bisa Gajian Sekali Sebulan

Marjo Situmorang. (Sumber Facebook)

Siantar, hetanews.com – Presiden Jokowi melalui Menteri Pendidikan hingga Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), diharapkan mengkaji ulang sistim penggajian bagi para guru honorer, khususnya yang mengajar di tingkat SMA/SMK.

Masalahnya, selama ini, para guru honorer tersebut menerima gaji sekali tiga bulan dan kalau bisa gaji dibayarkan sekali sebulan, layaknya penggajian para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Alasannya, para guru honorer tersebut juga memiliki keluarga yang didalamnya ada istri dan anak yang harus dinafkahi, serta dalam memenuhi kebutuhan hidup lainnya yang tidak mungkin bisa ditunda – tunda.  

Permohonan ini disampaikan Ketua Forum Honor Indonesia (FHI) SMA/SMK Kota Pematangsiantar, Marjo Situmorang STh, melalui keterangan tertulisnya yang diterima hetanews.com, Kamis (9/5/2019).

Masih kata Marjo, selain masalah penggajian yang begitu lama tersebut, para guru honorer juga mengeluhkan tidak adanya program jaminan kesehatan bagi para guru honorer dan keluarganya (istri dan anak,red).

Menurutnya, sudah selayaknya pihak Pemerintah memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi guru honorer, seperti didaftarkan dalam program BPJS Kesehatan.

“Karena guru honorer juga manusia yang tidak menutup kemungkinan bisa jatuh sakit dan termasuk keluarganya. Harusnya Pemerintah memikirkan masalah kesehatan guru honorer juga, dengan mendaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan dan termasuk BPJS Ketenagakerjaan,”ungkapnya.

Namun disisi lain, Marjo mengucapkan terimakasih kepada Gubsu, Edy Rahmayadi, karena telah berpikir meningkatkan kesejahteraan guru honorer SMA/SMK dengan menaikkan gaji.

“Mudah – mudahan Gubsu memiliki terobosan yang terbaik lagi untuk meningkatkan kesejahteraan para guru honorer dan hal itu tentu sangat ditunggu – tunggu,”tutup Situmorang.

Penulis: tim. Editor: gun.