HETANEWS

Lempari Truk dan Viral di Medos, Empat Bocah Minta Maaf di Kantor Polisi

Empat pelaku pelemparan mobil barang (truk) minta maaf dan buat surat perjanjian tidak mengulangi perbuatan mereka, di Kantor Satlantas Polres Siantar, Selasa (8/5/2019). (foto/hza)

Siantar, hetanews.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Siantar, mengamankan empat bocah pelaku pelemparan batu ke arah mobil barang (truk) yang melintas, di jalan Pdt Justin Sihombing, Kecamatan Siantar Utara, Selasa (8/5/2019).

Aksi keempat bocah itu, yakni, BS (15), TAS (15), BN (14), TS dan (15), mereka rekam, lalu menayangkannya, di media sosial (Medsos) hingga menjadi viral.

Seperti salah satu akun Instagram, @ Explore_Siantar yang menayangkan aksi keempat bocah yang tinggal di Kota Siantar dan lewat tayang video, usai melempar mobil barang (truk) mereka kabur dan berlari meninggalkan lokasi tempat mereka melempar mobil tersebut

Salah satu bocah pelaku pelemparan mobil barang (truk) berkata didalam video " Ok.. gaes kami lagi menunggu mobil, mau kami basmi mobil-mobil di sambo ini gaes, tinggal nunggu target gaes, sebelum beraksi gaes kenalan dulu gaes. Dia mau ngambil batu gaes, mana mobil K***l...itu gaes. K***l kali gaes. Ok gaes- ok gaes ada mobil gaes, k***l la gaes," ujarnya dalam video.

Aksi pelemparan mobil barang tersebut, terjadi Senin (7/5/3019) malam, lalu. Sangat berbeda ketika empat pelaku di luar saat melempari mobil barang.

Di kantor polisi, tepatnya di Satlantas Polres Siantar, keempatnya tampak menundukkan kepalanya serta membuka baju.

Kasat Lantas Polres Siantar, AKP Septian Dwi Rianto kepada hetanews.com menyampaikan, pasca diamankan, keempat membuat surat perjanjian tidak mengulangi perbuatannya dan setelah itu dipulangkan.

"Setelah kita amankan, mereka kita bina dan kita berikan juga nasehati dan membuat perjanjian tidak mengulangi perbuatan mereka. Surat perjanjian juga sudah kita buat tadi. Mereka juga sudah meminta maaf, pada pengguna jalan, di hadapan orang tua mereka masing-masing," pungkasnya.

Penulis: hza. Editor: gun.