HETANEWS

Sopir Dump Truk Pengangkut Tanah Timbun Sering Dilempar OTK

Salah satu dump truk korban pelemparan, Rabu (8/5/2019). (foto/wh)

Tebingtinggi, hetanews.com - Puluhan sopir dump truk pengangkut tanah timbun untuk pembuatan jalan tol,  mengaku sering dilempar orang tak dikenal (OTK), Rabu (8/5/2019).

Adi Susanto (40), salah satu sopir dump truk kepada hetanews.com, mengatakan, mereka (sopir,red) sangat resah karena sudah empat kali terjadi pelemperan kaca mobil yang dilakukan OTK dengan menggunakan sepeda motor yang datangnya dari arah berlawanan.

Lanjutnya, terakhir pelemparan terjadi pada Rabu (8/5/2019) dini hari, pukul 01.00 WIB, di sepanjang jalan Lintas Sumatera, Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar.

“Pada saat itu, truk yang saya bawa bermuatan tanah dari Mendaris menuju ke pekerjaan jalan tol, di wilayah Rambutan. Tetapi sebelum pelemparan ini terjadi, para sopir selalu melihat anak - anak muda berkumpul yang dan melakukan balap liar, “ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC Indonesia Transportation Watch Investigation (INTRA - WIN) Kota Tebingtinggi, Lukas Fery Tarigan saat dikorfirmasi hetanews.com, di kediamannya menyampaikan, bahwa hal ini tidak bisa dibiarkan.

Pihak kepolisian harus mengambil tindakan secepatnya, karena insiden pelemparan kaca mobil pengangkutan tanah timbun untuk pembangunan jalan tol sudah sering terjadi, tegasnya.

Lanjutnya, kalau hal ini tidak ditindak cepat oleh pihak kepolisian, para sopir tidak akan ada yang berani jalan pada saat malam hari.

Ini jelas sudah memperlambat dan menghalang - halangi pekerjaan proyek pemerintah yang sedang berjalan saat ini, ucapnya.

Pihak Pemilik Jasa Angkutan saat dikonfirmasi lewat telepon selulernya, menyampaikan, supaya ini secepatnya ditangani oleh pihak Kepolisian.

Karena dengan insiden yang terjadi saat ini, sudah banyak merugikan kami selaku pemilik jasa angkutan, ujarnya.

Penulis: wh. Editor: gun.