Samosir, hetanews.com – Hingga kini, warga Dusun 2 Buttu Mauli, Desa Hatoguhan, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, hanya mampu bersabar, menunggunya terealisasinya pembangunan infrastruktur jalan.

Kepala Desa Hatoguhan, Lidang Sihombing yang dikonfirmasi hetanews.com, Selasa (7/5/2019), sekitar pukul 16.15 WIB, di Kantor Camat Palipi, mengatakan, pihaknya sudah 7 kali mengajukan permohonan kepada Pemkab Samosir agar bisa bantuan direalisasi dengan menggunakan APBD Samosir, dalam Musrenbang desa yang juga dikawal anggota DPRD Samosir. “Tapi lagi-lagi ini tidak juga mendaptkan perhatian dari pemerintah daerah Samosir, sehingga ada warga Dusun 2 Buttu Mauli kewalahan, bila  membawa hasil panen dari ladang atau sawahnya akibat buruknya insfrastruktur jalan di desa ini dan begitu juga prasarana air bersih,”ujarnya.

Ketika hal ini ditantanyakan wartawan terkait penggunaan Dana Desa tahun 2017 dan 2018, kemana saja digunakaan?

Sebanyak 20 KK membubuhkan tandatangan terkait permohonon pembangunan jalan, di Dusun 2 Buttu Mauli. (foto/stm)

Dijawab Kades, “tahun 2017 kita lakukan pak pengerjaan rabat beton di empat titik.  Lalu di tahun 2018 kita gunakakan dananya di pembangunan rabat beton di tiga titik, termasuk kita mulai dari dusun dua dari atas, lalu membangun kantor kepala desa dengan pagu seratus juta rupiah,”jawabnya.

Namun disayangkan, Nesar Sitohang, selaku warga Dusun 2 Buttu Mauli, ketika dikonfirmasi pada hari Minggu (5/5/2019), lalu, mengatakan, bahwa perhatian Pemkab Samosir selama in tidak ada. Begitu juga dengan kepala desanya yang sudah disampaikan melalui perangkatnya dan sudah melihat suasana di lokasi kami ini, katanya.

“Kami berharap kepada Bapak Presiden Jokowi, karena pada dasarnya seusai pemilihan umum kemrin, yang saya dengar suara terbanyak itu ada di Samosir sebanyak 97% agar memperhatikan jalan di kampung kami ini. Kami sangat merindukan pembangunan jalan ini. Agar kami tidak susah lagi membawa hasil panen kami dan menjualnya ke kota Pangururan, “ujarnya.