HETANEWS

Begini Momen Andre Taulany Minta Maaf soal Ucapannya yang Dinilai Hina Nabi

Foto: Momen Andre Taulany Minta Maaf (FB/KH Cholil Nafis)

Jakarta, hetanews.com-Artis Andre Taulany menyambangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat untuk meminta maaf terkait ucapannya dalam sebuah acara di stasiun televisi yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW. Andre mengaku sama sekali tidak ada niatan untuk menghina.

Momen kedatangan Andre di Kantor MUI Pusat, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019) diunggah Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat KH Cholil Nafis lewat akun Facebook-nya. Pertemuan ini berlangsung tertutup sebelum kemudian keduanya jumpa pers.

Dalam pertemuan itu, Andre Taulany mengucapkan terima kasih kedatangannya telah diterima. Dia meluruskan bahwa ucapannya yang disoal itu di luar kesadarannya. Berikut pernyataan Andre:

Assalamualaikum Wr Wb, Pak Kiai sebelumnya saya mengucapkan terima kasih sudah berkenan menerima saya di sini. Kedatangan saya ke sini selain saya bersilaturahmi, sekaligus juga saya ingin meminta maaf atas beberapa masalah yang sedang saya alami, yang dimana ada suatu peristiwa yang dianggap bahwa saya menghina Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam.

Jujur demi Allah Pak Kiai, saya tidak pernah berniat dan bermaksud untuk seperti itu. Saya adalah seorang muslim juga, taat terhadap ajaran agama Islam dan saya sangat mencintai Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam, saya sangat mencintai dimana setiap saya salat saya selalu sebut namanya, setiap saya zikir, setiap saya ibadah, setiap saya berselawat selalu saya sebut namanya. Jadi rasanya naudzubillah min dzalik kalau saya sampai menghina rasul saya sendiri.

Untuk itu saya ke sini saya memohon maaf kepada seluruh umat Islam. Semoga dengan saya datang ke sini Pak Kiai juga mewakili dari MUI dimana mewakili seluruh umat Islam mohon diterima mohon maaf saya atas kekhilafan saya, atas kelalaian saya. Mungkin candaan-candaan saya tidak tepat atau mungkin itu memang di luar kesadaran saya. Tapi saya sama sekali tidak berniat untuk menyakiti siapapun, menghina siapapun apalagi menghina Rasulullah.

KH Cholil Nafis pun merespons ucapan Andre itu. Dia mengatakan sudah mengetahui dari masyarakat dan informasi yang beredar di media sosial soal ucapan Andre yang jadi polemik.

Cholil mengaku sempat terkejut, namun kemudian setelah mendengar penjelasan langsung dia menyadari bahwa candaan itu di luar kesadaran Andre. Dia pun meminta kasus ini jadi pelajaran.

"Mungkin peristiwa ini menjadi pelajaran bahwa bercanda, suatu yang ingin disampaikan kepada msyarakat apalagi di media, berhati-hati ketika berkenaan dengan ajaran agama, apalagi berkenaan dengan pembawa agama yaitu Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam, kita mencintai semua. Mungkin masyarakat, umat Islam, bisa menerima permintaan maafnya Mas Andre. Ini menjadi pelajaran untuk tidak diulangi ya," ujar Cholil.

Andre mengaminkan ucapan KH Cholil Nafis. Dia berjanji akan lebih berhati-hati dalam melontarkan candaan.

"Para habaib, para ulama, kaum muslimin, tolong dimaafkan Mas Andre permintaan maafnya. Mas Andre berjanji untuk memperbaiki canda-candaan agar tidak menjadi suatu yang menyakiti umat Islam, atau tidak disalahpahami oleh orang lain," timpal KH Cholil Nafis.

Andre kemudian menambahkan. Dia berharap nantinya bisa mendapat bimbingan. Dia mengaku siap ditegur dan dinasihati agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

"Sekalian Pak Kiai saya mohon bimbingannya, kapan pun saya siap untuk ditegur, untuk dipanggil, untuk dinasihati karena saya memang butuh. Saya masih banyak kekurangan, saya masih banyak butuh bimbingan. Jadi mohon dibantu, dibimbing, mohon dituntun," ujar Andre.

Meski telah meminta maaf, Andre Taulany mesti berhadapan dengan hukum. Dia telah dilapokan ke Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya karena ucapannya dinilai telah menghina Nabi Muhammad SAW.

Sumber: detik.com 

Editor: gun.