HETANEWS

Korban Banjir Bandang di Samosir Ditemukan Setelah Tertimbun Selama 20 Jam

Jembatan di jalan lintas utama yang menghubungkan antar desa putus total hingga tidak bisa dilalui roda 2 maupun roda 4. (foto/stm)

Samosir, hetanews.com – Korban banjir bandang yang sempat hilang sekitar 20 jam lamanya akhirnya ditemukan tim gabungan dari Basarnas dan Pemerintah Kabupaten Samosir, Sabtu (4/5/2019) siang tadi, sekitar pukul 12.35 WIB.  

Mayat wanita bernama Tiarma boru Situmorang (65) itu, merupakan korban banjir bandang yang melanda Dusun Ransang Bosi, Desa Buntu Mauli I, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir, pada Jumat (3/5/2019), lalu, menyusul datangnya hujan deras.

Tiang listrik milik PLN yang nyaris putus di lokasi rumah yang rata dengan tanah akibat derasnya terjangan air. (foto/stm)

Selain menelan korban jiwa, musibah itu juga merusak 5 unit rumah yang  ikut terbawa arus banjir.

Baca juga: Update Banjir di Samosir: 5 Rumah Rusak, Jembatan Putus Hingga Ditemukan Jasad Seorang Wanita

Pantauan hetanews.com,  Sabtu (4/5/2019), di lokasi juga terdapat tiang listrik PLN yang nyaris tumbang hingga arus listrik dipadamkan, guna memghindari hal yang tidak diinginkan.

Mayat Tiarma boru Situmorang yang ditemukan  petugas Tim SAR di lokasi banjir bandang. (foto/stm)

Tampak juga satu alat berat milik Pemkab Samosir yang diturunkan mencari korban, sekaligus menata lokasi misibah yang dipenuhi material kayu dan beberapa pohon yang tumbang akibat diterjang air dari hulu.

Penulis: stm. Editor: gun.