HETANEWS

Warga Minta Gubernur SUMUT Perhatikan Jalan Provinsi yang Rusak

Jalan Provinsi yang menghubungkan Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun, Sabtu 4 Mei 2019.

Simalungun hetanews.com - Jalan penghubung Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun, Provinsi SUMUT, kondisinya cukup parah. Gubernur SUMUT diminta segera menangani kerusakan jalan itu demi keselamatan pengendara.

Jalan penghubung dua kota/kabupaten itu terletak di wilayah Kebun Sawit PTPN IV unit Marihat, yang posisinya berhadapan depan markas komando Yonif 122 Tombak Sakti (TS)

Kurang lebih 1 KM panjang jalan di wilayah itu kondisinya mengalami kupak kapik. Sementara ditiga titik diantaranya cukup parah, karena ada permukaan jalan yang berlobang. 

Kondisi jalan provinsi ini cukup menyulitkan laju pengendara yang melintas diwilayah tersebut. Karena kendaraan yang melintas harus melaju dengan lambat untuk menghindari beberapa jalan berlobang.

Menurut warga, kerusakan jalan ini sudah berlangung lebih dari satu tahun. Sebelumnya pernah diinisiasi untuk menimbun permukaan jalan yang kupak kapik itu dengan tanah. Tidak lama setelah itu jalan pun kembali rusak seperi semula.

"Takutnya kan kalau malam, lewat sini harus pelan pelan lah, karna jalan itu rusak. Kalau siang, jalan penuh debu, sesak rasanya. Apalagi kalau hujan, licin dan berlumpur," kata Hartono, Sabtu (4/5/2019).

Hartono tinggal di wilayah Marihat, Kabupaten Simalungun. Setiap hari ia bepergian ke Kota Siantar untuk bekerja. Karena jalan penghubung  yang ia lalui itu sudah lama rusak, ia pun meminta Gubernur SUMUT supaya memperbaikinya.

"Kalau bisa Pak Gubernur langsung memerintahkan Dinas terkait untuk menangani kerusakan jalan ini. Jangan dibiarkan berlama-lama. Apalagi masyarakat juga tau, biaya untuk perawatan jalan kan ada anggaranya," imbuhnya.

Penulis: gee. Editor: edo.