Siantar, hetanews.com - Dalam merayakan suatu kegiatan hari besar, setiap orang ataupun organisasi memiliki caranya berbeda-beda, sama halnya dengan Yayasan Sekolah Pelita, mereka merayakan Perayaan Paskah dengan berkunjung ke Yayasan Pemulihan Kasih di Jalan Nagahuta, Jumat (02/05/2019).

Dengan membawa sumbangan yakni berupa Beras, Minyak, Baju bekas, dan telur yang dibawah oleh mobil angkutan umum sebagai kendaraan rombongan pelajar yayasan Sekolah Pelita yang ikut berjumlah sekitar 200 orang mereka mengunjungi yayasan pemulihan kasih yang dipimpin oleh Pdt Yakob.

Sesamapainya disana mereka melakukan kegiatan ibadah rohani, dan Pdt Yakob memberikan pengetahuan kepada pelajar tersebut tentang apa yang mereka rawat saat ini.

Berdasarkan keterangan Pdt Yakob, Yayasan Pemulihan Kasih memiliki pasien yang mengalami gangguan jiwa, yang berasal dari jalanan bahkan dari rumahan.

Tak hanya itu saja Pdt Yakob menjelaskan kepada pelajar penyebab-penyebab mengapa mereka mengalami gangguan jiwa.

"ini bisa karena Faktor genetik, KDRT, Patah Hati, makanya adek-adek jangan pacaran dulu yah, sekolah dulu, kemudian Narkoba," katanya.

Tak lupa Pdt Yakob juga memaparkan dampak dan bahaya dari Narkoba yang dapat membuat orang mengalami gangguan jiwa.

"Awalnya ade-ade ditawari gratis, setelah kecaduan barulah ade-ade disuruh bayar, nah sudah begini dampaknya nanti adek-adek bisa mencuri, menjual barang-barang yang ada di rumah, seterusnya karena ade-ade tidak mampu memenuhi kebutuhan Narkoba itu, bisa berdampak kepada Gangguan jiwa bahkan bisa menjadi gila," katanya.

Salah satu Pengurus yayasan Hermanto Panjaitan mengatakan kegiatan ini sengaja mereka lakukan untuk memberikan pengajaran kepada siswa tentang memberi dan bahaya serta dampak dari bahaya Narkoba.

"Biasanya kita lakukan di Sekolah dengan kegiatan seremonial, kali sengaja kita bawa keluar, agar siswa-siswa kita mengerti dan paham tentang berbagi kepada sesama dan bahaya laten Narkoba," katanya.