HETANEWS

Bawang Putih Langka di Tanjungbalai, Ini Dilakukan Pemko

Wali Kota Tanjungbalai bersama Ketua Satgas Pangan, melakukan monitoring jelang bulan suci Ramadhan 1440 H. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com - Menjelang Ramadhan 1440 H, bawang putih langka di Tanjungbalai dan harganya pun melambung.

Hal itu terungkap saat Wali Kota bersama Polres dan TNI - AL melakukan  monitoring ke sejumlah pasar, yang ada di daerah tersebut.

Monitoring ini, bertujuan untuk  mengetahui kondisi ketersediaan dan harga bahan pangan, di Kota Tanjungbalai, menjelang bulan suci Ramadhan.

Menurut  M Syahrial, Wali Kota Tanjungbalai, ketersediaan bawang putih untuk kebutuhan masyarakat terbilang langka atau kurang stok.

Untuk jangka masa pendek, pihak Pemko  sedang melaksanakan  operasi pasar atau pasar murah bawang putih.

Insya Allah,  hal ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan kita  berharap harga bawang putih kembali stabil, ujar Wali Kota, usai melakukan monitoring di Pasar Murah Teluk Nibung, Kamis (2/5/2019).

Dalam monitoring kali ini, Wali Kota didampingi Kasatgas Pangan, AKP. Selamat Kurniawan Harefa (yang juga Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai)  dan mewakili Lanal TBA Kapten Laut (PM) Marwansyah Damanik , Balai POM, Plt. Kadis Perindag Tanjungbalai, Nurmalini Marpaung, Kadis Kominfo, Walman Riadi P Girsang, Kadis Pertanian, drh. Muslim dan sejumlah pejabat terkait.

Wali Kota Tanjungbalai bersama Ketua Satgas Pangan, melakukan  monitoring jelang bulan suci Ramadhan 1440 H. (foto/ferry) 

Wali Kota mananyakan ketersediaan barang, kondisi harga hingga hal - hal lain yang dihadapi  menjelang bulan Ramadhan.

“Harga bahan pangan tadi sudah dicek di area dalam dan luar pasar relatif stabil. Adapun yang fluktiatif, yakni bawang putih yang harganya naik. Secara umum, saya lihat masih terjaga stabilitas kebutuhan pokok,” ujar Wali Kota.

Seperti halnya harga daging, kata  Wali Kota, stabil pada harga Rp115.000/kg. Begitu juga dengan harga daging ayam, beras mengalami kenaikan Rp. 200/Kg, Cabai Merah biasa berkisar diharga Rp. 42.000 hingga Rp. 45.000/Kg dan minyak makan masih stabil

Kegiatan hari ini, kita temukan, bahwasanya harga bawang putih memang melonjak dan sulit didapatkan oleh masyarakat.

Jadi tindakan dari Pemerintah melalui Dinas Perindag akan membuat surat ke Provinsi agar bisa mendorong komoditi bawang putih, katanya.

Mudah – mudahan, dengan kita mengirim surat bisa memberikan kontribusi kepada daerah kita. Artinya, kegiatan ini kerja sama Pemko Tanjungbalai dengan Dinas Perdagangan Sumatera Utara, ungkapnya.

Penulis: ferry. Editor: gun.