HETANEWS.COM

Guru SMA Melati Siantar Kaget Siswanya Terlibat Kasus Begal

Lokasi sekolah SMA dan SMK Melati Siantar

Siantar, hetanews.com - Para guru SMA Melati Siantar terkejut mendengar kabar siswanya, Ray Kelvin Keliat (16), ditahan Polres Simalungun usai melakukan aksi begal, Kamis (5/3/2015).

"Pantesan dia gak masuk hari ini. Udah mau saya hubungi kian dia," ujar R Boru Siagian, guru bimbingan konseling di SMA Melati ini saat ditemui di ruang guru.

Guru-guru lainnya yang berada di ruangan tersebut, juga terkejut. "Baiknya dia anaknya. Ke sekolah pun gak naik kendaraan sendiri. Naik angkot dia," kata seorang guru.

"Setahu saya dia anaknya baik. Gak rangking dia. Tapi baiklah dia. Gak pernah terlambat. Disiplinnya anaknya ini," kata Boru Siagian.

Dirinya tak menyangka siswanya berbuat demikian. Ia mengaku selama ini Ray tak pernah bermasalah di sekolah. "Kok bisalah kena dia ya. Mungkin pengaruh kawan dia ini. Semalam masih sekolah dia. Karena inipun masih ujian mid semester. Selama ini gak pernah dia bermasalah," katanya.

Boru Siagian mengaku pihaknya telah memberikan pembinaan kepada siswanya. "Kita bina kok selama ini. Kita kasih banyak tugas mereka biar gak keluar malam. Kami kasih soal-soal dan suruh banyak baca di rumah. Karena banyak minggu ini semester genap," katanya.

Boru Siagian mengatakan akan menyampaikan hal ini ke kepala sekolah (kepsek) segera mungkin untuk membantu siswanya lepas dari proses hukum.

"Nantilah saya sampaikan sama Pak Kepala, karena udah pulang pula. Karena kami belum tahu kabar ini. Mungkin kami akan upayakan supaya dia gak ditahan. Karena dia pun kan mau ujian," katanya.

Sebelumnya dikabarkan, dua pelaku begal yang mencoba merampok anggota Satres Narkoba Polres Siantar, Ray Kelvin Keliat dan Muldani (24), kini tengah ditahan di Mapolres Simalungun di Pematang Raya.

Kepada wartawan, Ray Kelvin mengaku masih pelajar di SMA Melati, Jalan Jawa, Kecamatan Siantar Barrat, kelas III jurusan IPA. Ia mengaku baru kali pertama melakukan aksi begal.

Sebelum sekolah di SMA Melati, ia sempat dua tahun sekolah di SMA Negeri 3 Siantar. Ia dipecat lantaran kerap bolos sekolah. "Kelas 1 sama 2 di SMA Negeri 3 Siantar. Saya dipecat gara-gara sering cabut," ujarnya.

Penulis: tom. Editor: aan.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!