HETANEWS

Pelajar di Pelosok Indonesia Punya Kesempatan Besar Kuliah di Luar Negeri

Pendidikan di Luar Negeri.

Jakarta, hetanews.com - Pelajar Indonesia yang menuntut ilmu di luar negeri mengalami peningkatan setiap tahunnya. Ada lima negara yang paling banyak dituju pelajar untuk meneruskan pendidikan di luar negeri, seperti Australia, Amerika Serikat, Inggris, Singapura dan China.

"Trend pertumbuhan siswa Indonesia yang belajar ke luar negeri cenderung signifikan, bisa mencapai angka 35 ribu pelajar atau 15-20 persen. Namun bila dibandingkan negara lain jumlah ini masih belum optimal. Kalau kita bicara China, mereka setiap tahun mengirimkan 500 ribu siswa belajar di luar negeri," ujar CEO SUN Education, Fredy Subrata di Jakarta, Senin (29/4).

"Awalnya Amerika menjadi favorit tujuan, namun kini Australia telah berkembang memiliki banyak universitas terbaik yang masuk dalam ranking dunia selain faktor jarak yang dekat dengan Indonesia," tambah dia.

Fredy mengatakan semua pelajar, termasuk pelajar di daerah pelosok Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan di luar negeri. Dengan Aplikasi SUN Education, siswa yang berprestasi namun terkendala biaya bisa mendapatkan informasi terkait beasiswa pemerintah Indonesia maupun beasiswa kampus di luar negeri, akomodasi dan asuransi.

"Kami tawarkan cara baru bertemu konsultan pendidikan tanpa harus datang ke kantor kami sejak awal. Aplikasi ini menyediakan informasi lengkap dan terpercaya seputar studi ke luar negeri yang dapat diakses oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun," jelas Fredy.

"Kami sediakan fitur menarik seperti tes singkat find passion dan bahasa Inggris yang memberi gambaran tentang kesiapan siswa untuk belajar di luar negeri," kata dia.

Dia menuturkan pelajar juga bisa leluasa berkonsultasi langsung konsultan pendidikan terkait dengan rencana studi, pemilihan jurusan, negara tujuan, biaya kuliah, hingga universitas yang tepat.

"Saat ini kami menjadi perwakilan lebih dari 400 institusi pendidikan luar negeri dari 16 negara. Diharapkan kehadiran kami dapat menjadi 'one stop solution service' bagi pelajar Indonesia yang ingin belajar ke luar negeri," pungkas Fredy. 

sumber: merdeka.com

Editor: sella.