HETANEWS.COM

Ribuan Ikan Mas Mendadak Bermatian di Haranggaol, Petani Rugi Ratusan Juta Rupiah

Ikan mas di salah satu titik kerambah yang ukuran 5 x 5 meter, semuanya pada bermatian. (foto/stm) Ikan mas di salah satu titik kerambah yang ukuran 5 x 5 meter, semuanya pada bermatian. (foto/stm)

Simalungun, hetanews.com – Ribuan ikan mas dalam sebuah kerambah jaring apung (KJA)  milik petani ikan bermatian, Sabtu (27/4/2019), sekitar pukul 07.30 WIB,  di Bandar Saribu, Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun.

Akibat kejadian itu, pihak petani ikan mengalami kerugurian materi hingga ratusan juta rupiah.

Menurut keterangan salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya kepada awak media hetanews.com, matinya ikan di KJA ini karena kurangnya debit oksigen di air. 

Jumat pagi kemarin, air ini juga sudah diteliti. Mereka datang dari Medan pada hari Kamis, lalu,  dan Jumat paginya,  PT Mabar Kit yang bergerak dibidang pakan, melakukan pengecekan kwalitas air.  Dan ternyata, dalam penelitian, mereka menemukan, debit oksigen di dalam air hanya 1% saja. Berhubung KJA terlampau pdaat dan cukup rame, hingga sirkulasi oksigen minim, ujarnya. 

Lanjutnya, ada satu titik KJA yang ukuran 5x5 meter, ikannya mati total semuanya.

Ditafsir, kerugian sebanyak 2 ton dengan ukuran ikan 2 ekor satu kilogram, dan kemungkinan, juga bisa merembes ke KJA milik warga atau petani ikan yang lainnya.

Informasi dari warga, bahwa kerambah yang lain juga mengalami hal yang sama. Ada sekitar 15% yang sudah bermatian di kerambah. Biasanya untuk bibit satu kerambah dengan ukran 5x5 meter ini, bisa sampe 10.000 ekor  bibit yang ditabur dalam kerambah, tambahnya. 

Sampai saat ini, Dinas Pertanian Pemkab Simalungun belum turun ke loasi kerambah, guna menyelidiki lebih jauh lagi, penyebab matinya ikan mas dan nila yang berda di KJA milik warga maupun milik perusahaan Paima Ham. 

Penulis: tim. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan