HETANEWS

Kisah Mahasiswi Alami Pelecehan Seksual di Kereta Api Indonesia Ini Viral

Inggris, hetanews.com - Pelecehan seksual terhadap wanita bisa terjadi dimana saja, termasuk di transportasi umum. Seperti dialami oleh mahasiswi yang viral di media sosial karena mengaku dilecehkan di transportasi umum kereta api pada Selasa (23/4/2019).

Postingan yang menggambarkan kronologi cerita wanita yang dilecehkan di kereta api diunggah di Twitter. Wanita yang ingin identitasnya disembunyikan ini meminta para wanita untuk waspada jika menemukan pria yang menjijikkan bernama Ahmad Riyanto yang tinggal di Pesona Kalisari, Ps. Rebo, dan kerap naik Kereta Api Indonesia (KAI) khususnya Jakarta Surabaya atau sebaliknya.

"Kronologinya:kami sedikit mengobrol, ternyata dia tinggalnya dekat dan ayahku merupakan seniornya. Sekitar jam 2 pagi, aku merasakan tangannya meremas tanganku. Kemudian, ia meraih dan mencium tanganku, serta memasukkannya ke mulutnya (SANGAT MENJIJIKKAN). Aku sangat takut sampai tidak bisa bergerak," cuitnya dalam bahasa Inggris.

Wanita berusia 20 tahun ini berpura-pura tidur sambil menunjukkan bahwa dirinya merasa tidak nyaman. Namun, pria ini meraba-meraba lengan dan perutnya, bahkan mengambil tangan dan memaksa mahasiswi untuk memegang-megang alat kelaminnya.

"Aku tidak tahu harus melakukan apa, takutnya kalau aku membuka mata dia malah melakukan yang lebih parah," jelasnya.

Hingga akhirnya, mahasiswi jurusan arsitektur ini memberanikan diri untuk pergi menjauh. Ia pun mencari kondektur untuk melaporkan pelaku.

"Dia berusaha kabur tapi tidak bisa kemana-mana karena kereta ini tidak berhenti di setiap stasiun. Kami akhirnya menangkapnya, aku menangis tetapi melihat wajahnya lagi aku jadi sangat marah," terangnya.

Korban pun mengaku akan memberi tahu istri dan anak pelaku karena dirinya tahu tempat tinggalnya, serta memberi tahu ayahnya agar menghancurkan kariernya. Hal tersebut membuat pelaku pasrah dan langsung mengaku, lalu meminta maaf.

"Ironisnya, security kereta malah mengatakan 'ah biasalah mbak, namanya juga cowo. Mending kita omongin baik-baik, dia pelanggan, saya harus jaga privasinya. Lagi pula, mbaknya terlihat seperti anak karokean, bukan anak baik-baik, jelas aja dia berani'," curhatnya.

Rabu (24/4/2019), mahasiswi semester empat tersebut mengatakan menindaklanjuti pelecehan seksual yang dialaminya, pihak KAI sudah menghubunginya dan akan didiskusikan bersama. Ia pun berterima kasih pada pihak yang telah mendukungnya dan berharap pelecehan seksual seperti ini tidak akan terulang lagi 

sumber: detik.com

Editor: sella.