HETANEWS

Torop Jualan Angka Tebakan Kim Hongkong Diancam 6 Bulan

Jaksa Juna saat membaca tuntutan 6 bulan. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Juna Karo-Karo SH, menuntut Fajar Togatorop alias Torop (50), dengan pidana penjara selama 6 bulan, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (24/4/2019).

Warga Pasar Baru, Nagori Dolok Tomuan ,Kecamatan Dolok Panribuan, terbukti menjual angka tebakan jenis perjudian Kim Hongkong tanpa ijin. Terdakwa ditangkap dari warung, di rumahnya, di Pasar Baru, pada Rabu, 6 Pebruari 2019, sekitar pukul 21.30 WIB, lalu.

Personil Polres Simalungun, saksi M Syarif, Yudi Dharma dan Jefry Girsang, melakukan penangkapan terhadap terdakwa setelah adanya informasi dari masyarakat, jika terdakwa sering melakukan permainan judi tanpa ijin.

Terdakwa menjual angka tebakan Kim Hongkong dengan cara pembeli/pemesan datang ke warungnya. Lalu angka tebakan itu dikirim kepada marga Siburian (DPO). Jika beruntung pemasang 2 angka mendapat Rp 65 ribu, 3 angka mendapat Rp 450 ribu dan 4 angka mendapat 2.500.000.-

Jenis permainan judi yang dilakukan terdakwa bersifat untung-untungan, dan Torop mendapat upah 25 persen dari hasil penjualan. Sedangkan uang hasil penjualan disetorkan, pada Selasa dan Jumat.

Torop mengaku sudah 3 bulan melakukan hal itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Didampingi pengacaranya, terdakwa minta agar hukumannya diringankan hakim karena menyesal dan merupakan tulang punggung keluarga.

Untuk pembacaan putusan, majelis hakim, Novarina Manurung SH, Aries Ginting SH dan Hendrawan Nainggolan SH, menunda persidangan hingga Rabu depan.

Penulis: ay. Editor: gun.