HETANEWS

Suap Petugas BNN Kota Siantar, Joko Susilo Diadili di PN Tipikor Medan

Tim jaksa Dostom dan Dede saat menghadirkan terdakwa, Joko disidang Tipikor, di PN Medan. (foto/ist)

Siantar, hetanews.com-Joko Susilo (31), warga jalan Sibatu-batu, Kecamatan Sitalasari, diadili di PN Tipikor Medan, dalam kasus suap.

Terdakwa dijerat tim jaksa Pidsus Kejari Siantar, Dostom Hutabarat SH dan Dede W SH MH, dengan pasal 5 (1) huruf a UU RI No 20/2001, perubahan atas UU No.31/1999 tentang tindak pidana pidana korupsi.        

"Saat ini persidangan sedang berjalan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi", kata Kasi Pidsus Dostom Hutabarat SH ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (24/4) di ruang kerjanya. "Persidangan digelar setiap hari Senin di Medan", jelasnya lagi.         

Sesuai dakwaan jaksa, Joko Susilo telah memberikan uang sebesar Rp.5 juta kepada petugas BNN Siantar, Hino Mangiring Pasaribu SH (sudah dihukum), agar namanya tidak dimasukkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Terdakwa merasa takut, setelah petugas BNN itu menangkap tersangka M Saleh Nasution dan Budi Antoni pemilik sabu.         

Keduanya ditangkap pada Rabu, 23 Agustus 2017, pukul 21.00 WIB. Sabu yang dimiliki Saleh dan Budi diduga berasal dari terdakwa Joko Susilo. Sehingga terdakwa Joko takut dan menemui Hino, di jalan WR Supratman Siantar.         

Sebelumnya, Joko mendapatkan nomor Hp Hino dari orang lain. Setelah bertemu, terdakwa memberikan Rp.5 juta. Tapi naas saat Hino hendak meninggalkan terdakwa dan menuju sepeda motornya, Hino ditangkap bersama barang bukti, uang Rp.5 juta dari saku celana.

Penulis: ay. Editor: gun.