HETANEWS

Hari Pertama dan Kedua, UNBK dan UNKP Tingkat SMP Berjalan Lancar

Bupati Karo, Terkelin Brahmana, saat memantau jalannya UNBK tingkat SMP. (foto/charles)

Karo, hetanews.com - Bupati Karo, Terkelin Brahmana, didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Eddi Surianta Surbakti, Kabid Pembinaan  SMP, Sugianta Ginting, Kakan Satpol PP, Hendrik Philemon Tarigan, dan Kabag Humas, Djoko Sudjarwanto, meninjau pelaksanaan ujian nasional se-Kabupaten Karo.

Awal peninjauan dilakukan di SMPN 1 Kabanjahe yang tergolong sekolah favorit di Karo. Bupati beserta rombongan, disambut  Kepala Sekolah, Kenan Ginting, Senin (22/4/2019),  pukul 08.00 WIB.

Bupati Karo,Terkelin Brahmana, mengingatkan kepada peserta ujian agar serius dan teliti  dalam membaca ujian yang disajikan. "Saat inilah puncak  kompetisi ujian nasional. Disinilah siswa menunjukkan kemampuan yang didapatnya selama ini ketika belajar," ujarnya.

Dia  mengungkapkan, selama meninjau UN, mulai dari SMPN 1 Kabanjahe, SMPN 2 Kabanjahe dan terakhir SMPN 2 Berastagi, dipastikan  semuanya berjalan lancar, aman tanpa ada hambatan.

UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) dan UNKP (Ujian Nasional Kertas dan Pensil) ini sangat  kita apresiasi, tandasnya.

"Kesiapan Dinas Pendidikan Kabupaten Karo beserta jajarannya, sangat patut kita apresiasi. Namun demikian, kedepannya lebih ditingkatkan lagi. Saya minta semua sekolah bisa menerapkan  ujian nasional sistem komputer, walaupun sekarang masih ada UNKP," harapTerkelin.

Sementara, Kadis Pendidikan, Eddi Surianta Surbakti, menyebutkan, ujian nasional tahun akademik 2018/2019  se-Kabupaten Karo ini, diikuti 7237 siswa dari 70 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) negeri dan juga swasta.

Dari jumlah peserta UN itu, 5476 siswa (75,67%) didapatkan telah menerima UNBK dengan jumlah sekolah 44. Sementara sisanya sebanyak 1761 siswa (24,33%) peserta, masih ujian manual atau Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) dengan jumlah 26 sekolah.

Surbakti menambahkan,  UN SMP-MTs akan berlangsung selama 4 hari, 22-25 April 2019. Mata pelajaran yang diujikan kepada peserta meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA.

Hal senada juga disampaikan Kabid Pembinaan SMP,  Sugianta Ginting. Ia selaku ketua panitia UN menjelaskan, jika jadwal dimulainya ujian nasional antara UNBK dan UNKP berbeda. Yang mana, sekolah yang telah menerbitkan UNBK mulai dari sekitar pukul 7.30 WIB sampai 16.00 WIB, dan dibagi menjadi tiga sesi. Maka sekolah yang masih UNKP dimulai sekitar pukul 10.30 WIB hingga sekitar pukul 12.30 WIB, hanya satu sesi.

"Namun demikian, tadi sudah kita tinjau bersama bupati. Sesuai data dari kepsek SMPN 1 Kabanjahe, untuk ikut UNBK ada sebanyak tiga lokal. Sedangkan Kepsek SMPN 2 Kabanjahe Makmur Pelawi menyampaikan ada 2 lokal UNBK. Selanjutnya peninjauan terakhir di  SMPN 2 Berastagi rombongan diterima oleh Kepala Sekolah, Drs Dharmawisata ada dua lokal UNBK," jelasnya.

Bagi peserta didik yang tidak  dapat mengikuti UN sesuai jadwal 22-25 April 2019, maka dapat mengikuti ujian susulan yang akan dilaksanakan pada 29-30 April  2019 mendatang, tutupnya.

Penulis: charles. Editor: gun.