Karo, hetanews.com - Hama ulat menyerang tanaman pertanian, di sejumlah daerah, di Kabupaten Karo. Menurut laporan dari masyarakat, tanaman jagung, di daerah Kecamatan Tigabinanga, rusak diserang hama ulat jengkal (looper cutworm).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Sarjana Purba, ketika disambangi di ruang kerjanya, Selasa (23/4/2019), mengatakan, telah memerintahkan petugas penyuluh lapangan (PPL) untuk melakukan pendataan.

“Sudah kita perintahkan PPL dan staf bidang tanaman pangan untuk meninjau lahan yang dimaksud. Kalau memang serangannya secara massif, maka akan kita lakukan penyemprotan secara massal. Jadi, besok sore akan dilakukan penyemprotan massal, melibatkan beberapa kelompok tani,”ujar Sarjana.

Untuk mengatasi hama ulat tersebut, sambungnya lagi, harus mengambil langkah dengan penyemprotan massal melalui gerakan ‘Spot Stop’. Agar meminimalisir serangan hama secara menyeluruh. Meskipun laporan masyarakat, serangan hama belum luas, Dinas Pertanian tak akan tinggal diam untuk membasmi hama yang merusak tanaman pertanian masyarakat, ujarnya.

“Besok sekitar 15 hektar tanaman jagung akan kita semprot. Tanaman yang sudah terkena hama dan terancam bakal disemprot dengan pestisida,”sebut Kadis didampingi Kabid Tanaman Pangan, Suryani beru Ginting.

“Biasanya hama ulat daun ini menyerang tanaman pertanian pada musim kemarau, bukan musim hujan. Padahal, kita tahu, saat ini curah hujan di Tigabinanga termasuk cukup,”sambung Suryani.

Sekedar diketahui, sejumlah petani jagung di Kecamatan Tigabinanga, mulai resah. Pasalnya, hama ulat daun itu mulai menyerang bagian pucuk daun yang masih berumur sekitar 1 bulan. Sehingga para petani khawatir jika pertumbuhan tanamannya tidak sempurna dan terancam gagal panen. Mereka berharap, Dinas Pertanian segera mengambil langkah pembasmian agar serangan hama tidak meluas.