HETANEWS

Hartono Didakwa Jualan Sabu

Hartono, penjual sabu meninggalkan ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Hartono (44), warga jalan Cempaka, Kecamatan Bandar, Simalungun, didakwa sebagai penjual sabu, diadili di PN Simalungun, Selasa (23/4/2019).

Jaksa Nova Ginting SH, menjeratnya dengan pasal 114 atau kedua pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.       

Menurut dakwaan jaksa, terdakwa ditangkap personil Satnarkoba Polres Simalungun, pada Kamis, 18 Oktober 2018, lalu, dari depan rumahnya.

Saat itu, terdakwa sedang duduk di kursi. Polisi sempat bertanya "kau Hartono,"kata salah seorang petugas. Terdakwa pun mengakuinya.       

Polisi mendatangi rumah terdakwa, karena sebelumnya telah mendapat informasi tentang adanya peredaran narkotika yang sering dilakukan terdakwa. Dari terdakwa, disita kaleng rokok Gudang Garam berisi sabu dalam plastik klip sedang, kaca pirex dan mancis. Juga dari kandang ayam di dapur terdakwa, disita barang bukti sabu.         

Sabu sebanyak itu diakui diperoleh dari Satria (DPO), dengan sistem laku bayar (LB). Terdakwa sudah sering menjual sabu milik Satria, uang hasil penjualan sabu dikirim via transfer Bank atas nama Satria.         

Dalam setiap gramnya, terdakwa mendapat keuntungan Rp.600 ribu. Sabu dalam ukuran besar dibagi terdakwa menjadi 25 paket untuk dijual atau diedarkan.        

Didampingi pengacara, Reinhard Sinaga SH dari Posbakun PN Simalungun, terdakwa membenarkan dakwaan jaksa. Untuk pembuktian mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim, Novarina Manurung SH, Aries Ginting SH dan Hendrawan Nainggolan SH, menunda persidangan hingga sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.