HETANEWS

Syarifuddin Caleg Dapil III Perindo Meninggal Dunia

Jenazah Syarifudddin Damanik digotong ke Mobil Ambulance dari kediamannya di Jalan Majapahit untuk disemayamkan ke rumah duka di Pamatang, Kota Siantar, Kamis 18 April 2019.

Siantar, hetanews.com - Caleg Partai Indonesia (Perindo) Kota Siantar, Syarifuddin Damanik,  meninggal dunia, Kamis (18/4/2019) sore. Sebelumnya kondisi Syarifuddin sehat tanpa ada keluhan sakit.

Keluarga Syarifuddin, Nurmala Sirait, kaget mendengar kabar meninggalnya pria yang akrab disapa Udin itu. 

Kata Nurmala, Syarifudin, sebelumnya masih begadang bersama suaminya. Keadaan Syarifuddin malam itu masih fit tanpa ada mengeluhkan sakit.

"Gak adanya sakitnya, dia baik baik aja nya, semalam masih begadang dia sama lakiku, masih baik baik aja seperti biasa," kata Nurmala.

Syarifuddin, kata dia, adalah sosok yang baik. Udin sapaanya, tinggal bersama istrinya di Jalan Majopahit, Kota Siantar dan bekerja sebagai pedagang di Pasar Dwikora Kota Siantar. 

Sore tadi, kata Nurmala, Syarifuddin membantu istrinya menutup kios dagangan di pasar. Saat itu, ia tiba tiba mengeluhkan sesak dan merasa kelelahan. 

"Sore itu dia kan menutup kios tiba tiba dia terduduk, ditidurkannya gini, baru ngorok datang Istrinya langsung dibawa lah ke rumah sakit," kata Nurmala.

Tidak begitu lama Syarifuddin akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Jenazahnya sempat dibawa ke rumahnya di Jalan Majapahit. 

Tidak lama setelah itu, jenazah pria berumur 43 tahun itu dibawa ke rumah orang tuanya di Pamatang, untuk disemayamkan.

Syarifuddin sebelumnya ikut mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Siantar nomor urut 5 dari Partai Perindo di Dapil III Kota Siantar.

Nurmala mengatakan, Syarifuddin saat itu hanya membantu jumlah kursi Caleg di Perindo di Dapil III Kota Siantar pada Pemilu 2019.

"Bukan karena pencaleg-an, dia ikut hanya untuk membantu partai. Kalau untuk caleg ini bukan terlalu apa, bukan karena caleg itu yang dia permasalahkan, karna gak terlalu fokusnya dia kesitu," ucapnya mengakhiri.

Penulis: gee. Editor: edo.