HETANEWS

TPS 1 Kelurahan Pasar Pangururan Nuansa Dekorasi Terbaik di Pangururan

Suasana di TPS 1 Kelurahan Pasar Pangururan tampak ramai di hadiri para pemilih yang ingin mencoblos. (foto/stm)

Samosir, hetanews.com - Pesta demokrasi yang berlangsung  di Kelurahan Pasar Pangururan, khususnya di TPS 1, di Kecamatan Pangururan,banyak mencuri perhatian bagi kaum hawa dan adam.

Pasalnya, TPS 1 tersebut dihiasan beragam warna warni, ditambah pernak pernik, seperti balon ulang tahun, bendera merah putih di sekeliling teratak, pita pohon natal dan panitia yang ada di TPS tersebut juga menggunakan budaya lokal suku Batak, seperti sortali (pengikat kepala) dan ulos sadum yang diikatkan di pinggang bagi semua panitia yang ada di TPS tersebut.

Pengamatan awak hetanews.com, Rabu (17/4/2019), sekitar pukul 09.10 WIB, para peserta pemilih tampak antusias datang sambil menunggu giliran, guna mencoblos yang sudah disiapkan panita TPS. Tidak lupa, juga tampak di lokasi banyak kaum melenial  (pemilih pemula) turut serta dalam pemilihan di TPS 1 ini.

Dalam antrian ini, warga yang enggan menyebutkan namanya, kepada awak media, mengatakan, dia antri selama 20 menit.

Di lokasi TPS, juga tampak pengamanan  dari pihak kepolisiaan sebanyak itu 2 orang dan juga anggota Panwascam 2 orang.

Bilik suara tempat mencoblos kertas surat suara. (foto/stm)

Ketua TPS 1, Asita Br Sialahi ketika dikonfirmasi kepada awak media, mengatakan, bahwa antusias masyarakat cukup tinggi, yaitu capai 70 persen datang ke TPS. Antusias ini kami perhatikan mulai pukul 07.00 WIB tadi, sudah banyak yang hadir di TPS, katanya.

Dan untuk jumlah TPS di Pasar Pangururan sendiri, yaitu ada 8 TPS. Untuk DPT di 8 TPS keluraha Pasar Pangururan sendiri, ada 1.800 orang.

Dia juga berharap, agar kertas suara kedepannya jangan terlampau besar karena orang yang memilih tadi kewalahan dan harus memakan waktu mencoblos selama 5 menit per orang dan kedepan kalau bisa jangan lagi dibuat nama calegnya, kalau bisa hanya nama partainya saja. 

Pantauan hetanews.com di lapanagan, TPS mulai tampak sepi pemilihnya sekitar pukul 12.15 WIB.

Hal sama dikatakan Grease Br Naibaho (19), selaku pemilih milenial yang memilih di TPS 2, masih di kelurahan Pasar Pangururan.

Dia mengaku, awalnya agak dek-dekan karena ini baru pertama kalinya memilih.

Katanya, dia sempat antri hingga memakan waktu setengah jam dan sepuluh menit, baru selesai mencoblos.

“Hari Minggu nanti, saya akan balik lagi bang ke Medan, berhubung saya kuliah di sana. Saya pulang ke kampung hanya untuk memilih sekalian liburan di kampung halaman,”ujarnya.

Penulis: stm. Editor: gun.