HETANEWS

Kapolda Sumut Sebut KPU Lalai, 4 Kecamatan di Nias Selatan Belum Coblosan Pemilu 2019

Medan, hetanews.com - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto menyatakan, kondisi keamanan di Sumut pada Pemilu 2019, Rabu (17/4), terkendali. Namun pencoblosan di Nias Selatan (Nisel) menjadi catatan tersendiri lantaran pelaksanaan Pemilu di 4 kecamatannya belum bisa dilaksanakan karena logistik belum terdistribusi.

Agus menjelaskan, terdapat 4 kecamatan di Nisel yang belum dapat melaksanakan pencoblosan. "Hanya 4 kecamatan di Nias Selatan, kebetulan dari KPU-nya kemungkinan agak lalai, kotak suara tidak bisa digeser (didistribusikan) ke 4 kecamatan itu," jelas Agus di sela-sela peninjauan Pemilu di Medan.

Keempat kecamatan itu yakni Gomo, Mazino, Siduaori dan Somambawa. Bupati, kapolres, dan dandim setempat sudah menyatakan siap membantu untuk mendistribusikan logistik itu. Namun mereka masih menunggu keputusan dari Bawaslu.

"Karena tidak bisa sembarangan digeser, bisa menjadi pidana bagi pelakunya," jelas Agus.

Polisi Dalami Unsur Kelalaian

Penyelenggara pemilu yang terbukti lalai akan ditindak sesuai peraturan berlaku. "Sudah saya arahkan Kapolres Nias Selatan melalui Sentra Gakkumdu untuk menindak petugas KPU yang lalai menjalankan tugasnya mendorong (mendistribusikan logistik) ke TPS-TPS. Ini bentuk kelalaian," ucap Agus.

Menurutnya, pihak yang lalai dapat dikenakan Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Penyidik dapat mengunakan pasal-pasal untuk penyelenggara. "Bila dengan sengaja melalaikan kewajibannya," tegas Agus.

Jenderal berbintang dua ini menyatakan akan terus memantau proses pemilu 2019. "Nanti siang akan kita pantau melalui helikopter di kabupaten/kota di Sumut," jelas Agus. 

sumber: merdeka.com

Editor: sella.