HETANEWS

Penjual dan Pembeli Sabu Diganjar Sama 6,6 Tahun Bui

Tiga terdakwa disidang PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Yuandi Syahputra alias Putra (21), warga jalan Medan Simpang Air Bersih, diganjar 6,6 tahun, denda Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara, di PN Simalungun, Selasa (16/4/2019).

Vonis tersebut, sama dengan dua terdakwa lainnya, Suganda alias Babeng (39) dan Edi Setiawan (22), warga yang sama, di jalan Bola Kaki Siantar.

Putusan majelis hakim, Novarina Manurung SH, Hendrawan Nainggolan SH dan Aries Ginting SH tersebut, lebih ringan 6 bulan dari tuntutan jaksa, Juna SH, yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 7 tahun.

Tertangkapnya Suganda dan Edi Setiawan setelah tertangkapnya terdakwa Putra, di Siantar State, pada Rabu, 29 Agustus 2019, lalu.

Putra ditangkap saat ditinggalkan  Jatar (DPO) yang beralasan membeli air mineral. Putra diamankan bersama barang bukti sabu.

Anggota Satnarkoba Polres Simalungun, Marudut Nababan dkk, menginterogasi Putra yang mengaku disuruh memegang sabu milik Jatar yang baru saja dibeli dari Suganda, melalui Edi Setiawan.

Edi dan Suganda pun ditangkap di rumahnya, di jalan Bola Kaki dengan barang bukti sabu, uang Rp 150 ribu hasil penjualan sabu dan 4 mancis.

Atas putusan itu, para terdakwa menyatakan pikir-pikir. Persidangan dibantu panitera, Jonathan Sinaga SH, dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.