HETANEWS

Korban Laka jadi Terdakwa, Pengacara Minta Haposan Dibebaskan

Simalungun, hetanews.com-Pengacara Reinhard Sinaga SH dan Harfin Siagian SH, minta agar majelis hakim, membebaskan kliennya, Haposan Panggabean yang telah dituntut 6 bulan oleh jaksa.

Hal tersebut disampaikan tim pengacara dalam persidangan, Selasa (16/4/2019), di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun.

Sebelumnya, tim pengacara telah menyampaikan pledoi atas tuntutan jaksa. Tapi jaksa telah menanggapi pledoi tersebut dengan mengajukan replik. Menanggapi replik jaksa, tim pengacara pun menyampaikan duplik.

Antara lain, menyebutkan, replik jaksa hanya pengulangan dari sudut subjektifitas penuntut umum yang telah didengar di persidangan.

Jaksa terus mencari-cari dan memaksa akan kesalahan kepada terdakwa Haposan. Meminta hakim untuk menyatakan surat dakwaan kabur dan tidak cermat, membebaskan terdakwa dari segala dakwaan dan tuntutan jaksa.

Faktanya, kecelakaan yang terjadi pada Selasa, 5 Desember 2017, sekitar pukul 00.30 WIB, di jalan umum Siantar- Medan, Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok, bukanlah akibat kelalaian terdakwa Haposan mengemudikan Daihatsu Xenia BK 1990 TZ.

Karena terdakwa bersama anaknya, Robin Pawel Husada Panggabean, menjadi korban dalam kecelakaan itu, setelah menabrak mobil truk tangki Hino BK 8946 SH yang berhenti karena rusak. Mobil truk berhenti tanpa lampu hazard dengan posisi hampir di tengah jalan, tapi tidak sampai ke garis tengah.

Situasi jalan yang gelap tanpa ada lampu jalan diantara kebun karet, dan hujan deras. Posisi mobil truk dari arah Medan-Siantar sama dengan posisi mobil yang dikendarai terdakwa. Tapi dari arah berlawanan ada mobil lain, sehingga menyilaukan pandangan terdakwa dan kaget menabrak mobil tangki.

Terdakwa dan anaknya langsung melaporkan kejadian itu ke polisi dan keluarga membawa terdakwa dan anaknya ke RS Horas Insani, akibat luka. Karena Edi Sugianto, supir truk baru pertama kali membawa truk dan juga baru pertama kali membawa truk itu.

Seperti dikemukan Mr.Drs. E.Utrecht dalam bukunya Hukum Pidana II dalam delik aduan penuntutan tergantung dari adanya yang dirugikan (korban).

Dalam hal ini yang melapor ke polisi adalah terdakwa dan yang menjadi korban adalah terdakwa dan anaknya. Tidak ada laporan, balik dalam peristiwa ini, sehingga pihak yang mengalami kerugian adalah terdakwa dan anaknya.

Untuk itu, pengacara minta agar hakim membuat putusan yang seadil-adilnya. Untuk pembacaan putusan, persidangan ditunda seminggu.

Penulis: ay. Editor: gun.